https://wa.me/message/BV47FMX3QBOIJ1 https://wa.me/message/BV47FMX3QBOIJ1
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Penawaran Pemasangan Iklan
  • Kontak Kami
Minggu, 20 September 2026
  • Login
Tabloid Pilar Post
ADVERTISEMENT
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olah Raga
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olah Raga
No Result
View All Result
Tabloid Pilar Post
No Result
View All Result
Home Pilar Sulawesi

Pertanian Bantaeng Tumbuh 1,97 Persen di Tengah Tekanan El Niño, Produksi Padi dan Jagung Menurun

Kontribusi Sektor Pertanian Capai 25,13 Persen terhadap PDRB, Pemkab Bantaeng Siapkan Strategi Percepatan Tanam dan Varietas Genjah

Ismail by Ismail
19/09/2026
in Pilar Sulawesi
0
Pertanian Bantaeng Tumbuh 1,97 Persen di Tengah Tekanan El Niño, Produksi Padi dan Jagung Menurun

Bantaeng, (tabloidpilarpost.com) – Sektor pertanian Kabupaten Bantaeng masih mencatat pertumbuhan positif pada Triwulan II 2026, meski menghadapi tekanan perubahan iklim dan penurunan produksi sejumlah komoditas pangan utama.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bantaeng, sektor pertanian tumbuh 1,97 persen dan memberikan kontribusi sebesar 25,13 persen terhadap total Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Bantaeng.

Baca juga:

  • Pemerintah Fokuskan Anggaran 2026 untuk Ketahanan Pangan
  • UGM Dorong Digitalisasi dan Mekanisasi untuk Percepat Produksi Padi

Pertumbuhan tersebut berlangsung di tengah penurunan produksi sejumlah tanaman pangan. Ketua Tim Statistik Produksi BPS Kabupaten Bantaeng, Hikmawati, menyebut produksi padi turun sekitar 26 persen, sejalan dengan berkurangnya luas panen. Sementara produksi jagung mengalami penurunan sekitar 42 persen.

Kondisi berbeda terlihat pada sebagian komoditas hortikultura. Produksi cabai besar dan cabai keriting meningkat lebih dari 50 persen, sementara bawang merah, cabai rawit dan kentang mengalami penurunan.

“Penurunan produksi komoditas pertanian ini disebabkan oleh fenomena El Nino yang telah mulai terjadi pada triwulan II 2026,” kata Hikmawati.

Tekanan produksi tersebut terjadi bersamaan dengan perubahan kondisi iklim dan menurunnya ketersediaan air di sejumlah wilayah pertanian.

Berdasarkan laporan BMKG Sulawesi Selatan yang menjadi rujukan dalam pembahasan kondisi pertanian daerah, curah hujan pada periode Mei hingga Juli 2026 diprediksi berangsur menurun. Awal musim kemarau di Bantaeng diperkirakan terjadi pada Juli, dengan periode puncak pada Agustus hingga September 2026.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng, Mahyuddin, mengatakan kondisi ketersediaan air menjadi salah satu faktor yang memengaruhi waktu tanam dan panen, khususnya pada tanaman pangan.

Menurutnya, dampak kekeringan tidak sama di seluruh wilayah. Lahan yang masih memiliki sumber air relatif dapat mempertahankan kegiatan budidaya, sedangkan lahan yang bergantung pada curah hujan menghadapi tekanan lebih besar.

“Pertanian kita tetap tumbuh 1,97 persen dan memberikan kontribusi 25,13 persen terhadap PDRB Bantaeng. Namun kita juga menghadapi penurunan produksi padi dan jagung. Salah satu kondisi yang kita hadapi adalah berkurangnya ketersediaan air pada sejumlah wilayah pertanian,” ujarnya.

Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng juga mencermati adanya perubahan pola tanam di sebagian wilayah, termasuk pergeseran dari tanaman pangan menuju hortikultura.

Indikasinya terlihat dari penurunan produksi padi dan jagung, sementara produksi cabai besar dan cabai keriting justru mengalami peningkatan lebih dari 50 persen.

Mahyuddin mengatakan petani melakukan penyesuaian berdasarkan kondisi air, musim dan komoditas yang dinilai memungkinkan untuk dikembangkan. Namun, produksi tanaman pangan, khususnya padi dan jagung, tetap menjadi perhatian pemerintah daerah.

Menghadapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Dinas Pertanian melakukan pemetaan wilayah berdasarkan sumber air, luas tanam dan luas panen.

Di wilayah yang masih memiliki ketersediaan air, petani didorong melakukan percepatan tanam dengan menggunakan varietas genjah serta menyesuaikan pola tanam dengan kondisi iklim.

Sebaliknya, pada wilayah dengan keterbatasan air, penanaman diarahkan agar tidak dipaksakan apabila berisiko mengalami kekeringan sebelum masa panen.

Dinas Pertanian juga memperkuat pendampingan penyuluh, pengendalian organisme pengganggu tanaman, ketersediaan benih unggul bersertifikat, serta identifikasi wilayah yang menjadi penyumbang penurunan produksi padi dan jagung.

Untuk musim tanam berikutnya, penguatan diarahkan pada produksi benih lokal melalui penangkar dan UPT Balai Benih Tanaman Pangan (BBTP), peningkatan produktivitas sentra padi dan jagung, sinkronisasi pola tanam dengan ketersediaan air, serta penguatan sarana produksi, mekanisasi dan pascapanen.

“Yang kita jaga bukan hanya bagaimana petani bisa menanam, tetapi bagaimana mereka menanam pada waktu yang tepat, dengan komoditas yang tepat dan dukungan yang tepat. Produksi tanaman pangan harus kita amankan, produktivitas kita tingkatkan, dan kesejahteraan petani tetap menjadi tujuan utama,” pungkas Mahyuddin.

Loading

Tags: BPS BantaengCabai BantaengDinas Pertanian BantaengEl NinoHortikulturaMahyuddinMusim KemarauPDRB Bantaengpertanian Bantaeng.Produksi JagungProduksi Padi
https://wa.me/qr/YHEMUDHEIEQNP1
Previous Post

JAWARAH Apresiasi Operasi Gabungan di Rutan Surabaya, Temuan Sajam Diminta Ditelusuri

Next Post

Bupati Bantaeng Jadi Dosen Luar Biasa UMI, Dorong Mahasiswa Jembatani Akademik dan Inovasi

Berita Lainnya

FJRI Soroti Komunikasi Humas Polres Bantaeng, Jamuan Kapolres Belum Jadi Ruang Diskusi

FJRI Soroti Komunikasi Humas Polres Bantaeng, Jamuan Kapolres Belum Jadi Ruang Diskusi

by Ismail
19/09/2026
0

Bantaeng, (tabloidpilarpost.com) - Harapan Forum Jurnalis Republik Indonesia (FJRI) untuk membahas secara langsung persoalan komunikasi antara Humas Polres Bantaeng dan...

Bupati Bantaeng Jadi Dosen Luar Biasa UMI, Dorong Mahasiswa Jembatani Akademik dan Inovasi

Bupati Bantaeng Jadi Dosen Luar Biasa UMI, Dorong Mahasiswa Jembatani Akademik dan Inovasi

by Ismail
19/09/2026
0

Makassar, (tabloidpilarpost.com) - Bupati Bantaeng Muhammad Fathul Fauzy Nurdin resmi menjadi Dosen Luar Biasa Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi dan Pendidikan...

Baznas Bantaeng Serahkan Bantuan Bedah dan Benah Rumah, Bupati: Sinergi Ini Hadirkan Manfaat bagi Masyarakat

Baznas Bantaeng Serahkan Bantuan Bedah dan Benah Rumah, Bupati: Sinergi Ini Hadirkan Manfaat bagi Masyarakat

by Ismail
17/09/2026
0

Bantaeng, (tabloidpilarpost.com) -  Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bantaeng kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat melalui program benah dan bedah...

Wujud Sinergitas, Bupati Bantaeng Tandatangani PKS dengan Pertanahan Bantaeng.

Wujud Sinergitas, Bupati Bantaeng Tandatangani PKS dengan Pertanahan Bantaeng.

by Ismail
17/09/2026
0

Bantaeng, (tabloidpilarpost.com) - Pemerintah Kabupaten Bantaeng memperkuat sinergi dalam pengelolaan pertanahan dan tata ruang melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS)...

HUT ke-75 IBI, Bupati Bantaeng Apresiasi Pengabdian Bidan untuk Masyarakat

HUT ke-75 IBI, Bupati Bantaeng Apresiasi Pengabdian Bidan untuk Masyarakat

by Ismail
17/09/2026
0

Bantaeng, (tabloidpilarpost.com) - Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI)...

APH PALSU Demo di Mapolres Bantaeng, Kapolres Tegaskan Kasus Dugaan Kekerasan Wartawan Tetap Berjalan

APH PALSU Demo di Mapolres Bantaeng, Kapolres Tegaskan Kasus Dugaan Kekerasan Wartawan Tetap Berjalan

by Ismail
15/09/2026
0

Bantaeng, (tabloidpilarpost.com) - Aliansi Pejuang Hak Perlindungan Hukum Wartawan dan Pengecam Pelangsir BBM Subsidi Ilegal (APH PALSU) menggelar aksi unjuk...

Next Post
Bupati Bantaeng Jadi Dosen Luar Biasa UMI, Dorong Mahasiswa Jembatani Akademik dan Inovasi

Bupati Bantaeng Jadi Dosen Luar Biasa UMI, Dorong Mahasiswa Jembatani Akademik dan Inovasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Berita Populer

  • Cerita Diki Nugraha Pembina Utama Taksi Bluebird Bandung Barat, Ini Katanya

    Cerita Diki Nugraha Pembina Utama Taksi Bluebird Bandung Barat, Ini Katanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpol-PP KBB Tertibkan Baliho Tidak Berijin, Termasuk Baliho Hengki Kurniawan, Ini Kata Kasatpol PP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua DPC Organda Bandung Barat Menyesalkan atas Kurangnya Koordinasi dengan Bluebird

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korban Kecelakaan Kerja PT Migook Indonesia Dan Keluarga Akhirnya Sepakat Secara Kekeluargaan.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aroma Busuk Korupsi di Desa Cihaurkuning: Dana BUMDes Ratusan Juta Diduga Digondol!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

  • Daerah
  • Hukum
  • Informasi
  • Kasus
  • Keagamaan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pilar Bali
  • Pilar Banten
  • Pilar Jabar
  • Pilar Jakarta
  • Pilar Jambi
  • Pilar Jateng
  • Pilar Jatim
  • Pilar Kalimantan
  • Pilar Lampung
  • Pilar Maluku
  • Pilar NTB
  • Pilar NTT
  • Pilar Papua
  • Pilar Riau
  • Pilar Riou
  • Pilar Sulawesi
  • Pilar Sumatra Selatan
  • Pilar Sumatra Utara
  • Pilar Tangerang
  • Politik
  • Sosial
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Penawaran Pemasangan Iklan
  • Kontak Kami
Pasang Iklan : 0882-2436-0931

© 2021 tabloidpilarpost.com

  • Login
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olah Raga

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In