Surabaya, (tabloidpilarpost.com) – Operasi gabungan Aparat Penegak Hukum (APH) di Rutan Kelas I Surabaya mendapat apresiasi dari Komunitas JAWARAH (Jaringan Wartawan Rahasia Analisis Hukum).
Pemeriksaan yang melibatkan unsur TNI, Polri, BNN dan jajaran Rutan tersebut dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuat pengawasan, mendeteksi potensi gangguan keamanan, serta menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap aman dan tertib.
Ketua Pengurus Komunitas JAWARAH, Agus Hariyanto alias Gus Har, mengapresiasi sinergitas seluruh unsur yang terlibat. Ia menilai pemeriksaan semacam itu perlu dilakukan secara rutin, bukan hanya ketika muncul persoalan.
“Sinergitas seperti ini harus terus dilakukan. Jangan hanya bergerak ketika ada persoalan, tetapi lakukan pencegahan secara rutin dan berkelanjutan,” ujar Gus Har.
Salah satu catatan positif dalam kegiatan tersebut, menurut Gus Har, adalah hasil tes urine terhadap petugas Rutan yang dinyatakan negatif.
JAWARAH menilai hasil tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga integritas petugas sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan keamanan di lingkungan Rutan.
“Ini harus dipertahankan. Integritas petugas merupakan benteng penting dalam menjaga Rutan dari penyalahgunaan narkotika dan berbagai bentuk pelanggaran lainnya,” tegasnya.
Di sisi lain, dalam operasi tersebut petugas disebut menemukan barang yang diduga berupa senjata tajam rakitan dan kemudian mengamankannya.
Bagi JAWARAH, temuan tersebut perlu ditindaklanjuti secara prosedural untuk mengetahui asal-usul barang, bagaimana benda tersebut dapat berada di dalam Rutan, serta apakah terdapat pelanggaran lain yang perlu diproses.
Gus Har menegaskan bahwa setiap temuan harus menjadi bahan evaluasi untuk menutup celah pengawasan.
“Ketika ada barang terlarang yang ditemukan, jangan berhenti pada temuan. Harus ditelusuri sesuai prosedur dan menjadi bahan evaluasi agar sistem pengawasan semakin diperketat,” katanya.
JAWARAH menyatakan dukungan terhadap langkah pengawasan yang dilakukan secara profesional, transparan dan sesuai ketentuan hukum.
Menurut Gus Har, JAWARAH tidak hanya menjalankan fungsi kontrol ketika menemukan persoalan, tetapi juga memberikan apresiasi ketika aparat menjalankan tugas dengan baik.
“Yang benar harus diapresiasi, sementara yang perlu diperbaiki harus dikawal,” ujarnya.
Ia berharap operasi gabungan antara TNI, Polri, BNN dan jajaran Rutan dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan mengedepankan pencegahan dan deteksi dini.
Dengan pengawasan yang konsisten, lingkungan Rutan diharapkan tetap aman, tertib serta terbebas dari penyalahgunaan narkotika maupun benda-benda yang berpotensi mengganggu keamanan.









