Lebak, (tabloidpilarpost.com) – Masyarakat Desa Cipedang, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, segera mendapat harapan baru dalam pembangunan infrastruktur.
Babinsa Desa Cipedang, Serka Herry, bersama Kepala Desa Cipedang Ence Hendri dan Kasi Pemerintahan Desa, turun langsung mendampingi pengukuran lokasi rencana pembangunan Jembatan Garuda pada Sabtu (25/7/2026).
Tim melakukan pengukuran di jalan poros Cipedang–Muara, tepatnya di Kampung Sindang Sari RT 015/RW 001, Desa Cipedang.
Pemerintah merencanakan pembangunan Jembatan Garuda untuk menghubungkan Kampung Sindang Sari, Desa Cipedang, dengan Kampung Rancapinang, Desa Muara.
Karena itu, masyarakat menaruh harapan besar terhadap pembangunan jembatan tersebut. Warga, pelajar, petani, hingga pelaku usaha nantinya dapat memanfaatkan akses itu untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Hasil pengukuran menunjukkan bahwa pemerintah merencanakan jembatan dengan panjang 10 meter dan lebar 6 meter.
Selain memperlancar mobilitas warga, jembatan tersebut juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah selatan Kecamatan Wanasalam.
Babinsa Desa Cipedang, Serka Herry, menyatakan kesiapan TNI untuk mendampingi setiap tahapan pembangunan.
“Sebagai aparat kewilayahan, kami siap mendampingi seluruh tahapan pembangunan agar berjalan aman, tertib, dan sesuai rencana. Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat karena menjadi akses utama bagi aktivitas sehari-hari, termasuk anak-anak yang berangkat ke sekolah,” ujar Serka Herry.
Selain itu, Serka Herry berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan Jembatan Garuda agar masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya.
Kepala Desa Cipedang, Ence Hendri, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung rencana pembangunan tersebut.
Menurutnya, masyarakat telah lama menantikan akses penghubung yang lebih memadai antara Desa Cipedang dan Desa Muara.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Babinsa Serka Herry, jajaran Kodim 0603/Lebak, Kementerian Pertahanan, serta seluruh pihak yang telah memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat Desa Cipedang,” ungkap Ence Hendri.
Ia menilai Jembatan Garuda bukan hanya menghubungkan dua kampung. Lebih dari itu, jembatan tersebut dapat membuka akses pendidikan, pelayanan kesehatan, serta memperlancar kegiatan ekonomi masyarakat.
Di sisi lain, awak media Arman menegaskan komitmen media untuk menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional.
“Media memiliki peran sebagai mitra pembangunan sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial. Kami akan terus mengawal setiap program yang menyangkut kepentingan publik agar berjalan transparan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Arman.
Dengan demikian, pengukuran lokasi tersebut menjadi langkah awal untuk merealisasikan pembangunan Jembatan Garuda.
Masyarakat berharap pemerintah segera menindaklanjuti hasil pengukuran tersebut. Selain itu, warga juga berharap pembangunan dapat berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Cipedang serta Desa Muara.









