Lebak, (tabloidpilarpost.com) – Di tengah musim kemarau yang mulai mengeringkan sejumlah sumber air, warga Desa Cipedang, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, mendapat bantuan air bersih melalui program PPP Berkah, Sabtu (1/8/2026). Program kemanusiaan tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat yang mulai kesulitan memenuhi kebutuhan air untuk keperluan sehari-hari.
Sejak sore hari, ratusan warga berdatangan membawa galon, jeriken, ember, hingga drum penampung untuk mendapatkan pasokan air bersih. Antrean berlangsung tertib, dengan warga dari berbagai kalangan, mulai dari ibu rumah tangga, lansia, hingga anak-anak, yang sabar menunggu giliran.
Bantuan tersebut merupakan inisiatif Anggota DPRD Kabupaten Lebak Fraksi PPP, Muhi Bustomi, yang menyalurkan ribuan liter air bersih sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mulai terdampak krisis air akibat musim kemarau.
Proses distribusi berlangsung lancar dengan melibatkan relawan, aparat desa, dan unsur TNI. Babinsa Desa Cipedang, Serka Herry, turut mengawal sekaligus membantu penyaluran agar bantuan dapat diterima masyarakat secara aman, tertib, dan tepat sasaran.
Muhi Bustomi menegaskan bahwa kehadiran wakil rakyat harus benar-benar dirasakan manfaatnya, terutama ketika masyarakat sedang menghadapi kesulitan.
“Air bersih adalah kebutuhan pokok yang tidak bisa ditunda. Ketika masyarakat mengalami kesulitan, sudah menjadi kewajiban kita untuk hadir dan membantu. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga, dan kami akan terus berupaya memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Lebak,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Cipedang, Ence Hendri, mengapresiasi kepedulian yang diberikan kepada warganya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Muhi Bustomi beserta seluruh tim PPP Berkah, termasuk Babinsa Serka Herry yang ikut mengawal kegiatan ini. Bantuan air bersih ini sangat berarti bagi masyarakat kami yang mulai kesulitan memperoleh air akibat musim kemarau. Mudah-mudahan kepedulian seperti ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak,” katanya.
Di lokasi kegiatan, suasana haru tampak menyelimuti warga. Senyum mulai merekah ketika jeriken dan galon mereka terisi penuh. Bagi sebagian masyarakat, bantuan tersebut bukan hanya memenuhi kebutuhan air bersih, tetapi juga menjadi bukti hadirnya kepedulian di tengah situasi sulit.
Babinsa Desa Cipedang, Serka Herry, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dalam menghadapi dampak musim kemarau.
“TNI akan selalu hadir bersama rakyat. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat, dan kami berharap seluruh pihak terus bersinergi membantu warga yang membutuhkan,” ungkapnya.
Musim kemarau memang menjadi tantangan bagi sejumlah wilayah di Kabupaten Lebak. Namun, aksi sosial melalui program PPP Berkah menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, wakil rakyat, aparat, dan masyarakat dapat menjadi solusi nyata dalam membantu warga menghadapi krisis air bersih.
Bagi masyarakat Desa Cipedang, bantuan tersebut lebih dari sekadar distribusi air. Di tengah sumur yang mulai mengering dan terbatasnya pasokan air, setiap tetes yang mengalir menjadi simbol kepedulian, solidaritas, dan harapan akan hari esok yang lebih baik.
![]()









