Serang, (tabloidpilarpost.com) – Komitmen membangun desa dan memperkuat pemerataan pembangunan di Provinsi Banten terus mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Dukungan itu datang dari organisasi masyarakat Badak Banten yang menyatakan siap bersinergi dan mengawal Program Bang Andra (Bangun Jalan Desa Sejahtera), program unggulan Pemerintah Provinsi Banten.
Pernyataan tersebut disampaikan Ketua DPW Badak Banten Provinsi Banten, Asep, usai pelantikan pengurus DPW Badak Banten di Hotel Puri Kayana, Sabtu (16/5/2026).
Menurut Asep, Program Bang Andra bukan hanya fokus pada pembangunan fisik. Program itu juga membuka akses kemajuan hingga ke pelosok desa. Jalan dan jembatan dinilai menjadi fondasi penting untuk memperkuat ekonomi masyarakat serta mempercepat mobilitas warga.
“Bagi masyarakat desa, jalan bukan sekadar penghubung antarwilayah. Jalan menjadi akses kehidupan, jalur ekonomi, dan harapan masyarakat kecil untuk berkembang,” ujar Asep.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur desa yang baik akan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. Kondisi itu juga diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat secara merata.
Asep menilai langkah Pemerintah Provinsi Banten menghadirkan Program Bang Andra merupakan kebijakan strategis. Program tersebut dinilai menyentuh kebutuhan masyarakat desa yang selama ini masih menghadapi keterbatasan infrastruktur.
Karena itu, DPW Badak Banten menegaskan kesiapan mereka menjadi mitra pemerintah dalam mengawal pelaksanaan program agar tepat sasaran dan transparan.
“DPW Badak Banten siap mendukung sekaligus mengawal Program Bang Andra agar berjalan sesuai aturan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat desa,” katanya.
Ia menegaskan, pihaknya ingin masyarakat benar-benar merasakan manfaat pembangunan hingga ke pelosok daerah.
Meski mendukung penuh program pemerintah, Asep memastikan Badak Banten tetap menjalankan fungsi kontrol sosial. Organisasi tersebut tidak akan tinggal diam jika menemukan dugaan penyimpangan di lapangan.
Menurutnya, pengawasan yang konstruktif sangat penting untuk menjaga kualitas pembangunan agar tetap berpihak kepada masyarakat.
“Kami tidak akan segan menyampaikan kritik apabila ada pelaksanaan yang tidak transparan atau merugikan masyarakat. Kritik itu bagian dari tanggung jawab moral demi perbaikan bersama,” tegasnya.
Asep juga menilai keberhasilan pembangunan daerah membutuhkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kondusivitas dan ikut mengawasi pembangunan demi terciptanya pemerataan kesejahteraan di Banten.
“Kalau seluruh elemen bersatu dan memiliki tujuan yang sama untuk membangun daerah, saya yakin Banten akan semakin maju. Badak Banten siap menjadi bagian dari solusi dan mendukung program pemerintah yang berpihak kepada rakyat,” pungkasnya.
Badak Banten berharap Program Bang Andra tidak hanya menjadi simbol pembangunan daerah. Program tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat desa terhadap akses jalan yang layak, pertumbuhan ekonomi, dan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok Banten.









