Lebak, (tabloidpilarpost.com) – Musibah kebakaran menimpa rumah milik Jumri dan Dariah, warga RT 016/RW 001, Kampung Mekarjaya, Desa Sukatani, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Peristiwa tersebut sempat membuat warga sekitar panik. Berdasarkan informasi yang diperoleh, api diduga berasal dari tungku api yang digunakan korban setelah sebelumnya memasak air.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, bagian dapur rumah mengalami kebakaran dan sejumlah barang milik korban turut mengalami kerusakan.
Kerugian akibat musibah tersebut diperkirakan mencapai Rp2 juta.
Saat api mulai merambah bagian rumah, warga sekitar langsung bergerak melakukan upaya pemadaman dengan peralatan seadanya.
Kesigapan warga dan semangat gotong royong membuat kobaran api dapat dikendalikan sekitar satu jam kemudian. Api berhasil dipadamkan sebelum merembet dan menghanguskan seluruh bangunan rumah.
Usai kejadian, Ketua RT setempat bergerak cepat melakukan koordinasi dengan Kepala Desa Sukatani Hilman Multajim, Bhabinkamtibmas Desa Sukatani Bripka Atep Eka, serta Kanit Sabhara Situmorang.
Informasi mengenai musibah tersebut juga disampaikan kepada Camat Wanasalam dan Babinsa Desa Sukatani Serka Herry, sebagai bagian dari koordinasi agar kondisi keluarga korban dapat segera mendapat perhatian dari pihak terkait.
Kini keluarga korban harus membersihkan sisa-sisa kebakaran sekaligus memperbaiki bagian rumah yang mengalami kerusakan.
Musibah tersebut meninggalkan kerusakan pada bagian rumah sekaligus menjadi beban bagi keluarga Jumri dan Dariah.
Dapur yang selama ini menjadi bagian penting dalam aktivitas keluarga kini terdampak kebakaran. Di tengah keterbatasan, keluarga korban berharap mendapat perhatian dan bantuan dari pemerintah maupun masyarakat.
Bantuan sekecil apa pun dinilai sangat berarti bagi keluarga yang sedang tertimpa musibah, terutama untuk memperbaiki bagian rumah yang rusak agar aktivitas keluarga dapat kembali berjalan normal.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kepedulian dan gotong royong masyarakat masih menjadi kekuatan penting ketika musibah datang secara tiba-tiba.
Semoga keluarga Jumri dan Dariah diberikan ketabahan serta segera mendapatkan bantuan yang dibutuhkan untuk kembali bangkit setelah musibah tersebut.









