Banten, (tabloidpilarpost.com) – Sikap arogan dan tidak profesional Direktur RSUD Labuan yang membentak seorang pegawainya, inisial (CK), di depan umum memicu kemarahan luar biasa dari masyarakat dan berbagai organisasi. Insiden ini dianggap menghancurkan citra RSUD Labuan dan merendahkan martabat pegawai, selasa (26/08/2025).
Forum Warga Bersatu (Forwatu) menilai tindakan Dirut RSUD Labuan sebagai bukti ketidaklayakan memimpin rumah sakit. Presidium Forwatu, Arwan, menyatakan dengan nada tegas dan penuh emosi:
“Kami sangat geram! Seorang Dirut yang membentak pegawai seperti CK di depan publik jelas tidak pantas memimpin RSUD Labuan! Ini bukan sekadar salah tingkah, tapi perilaku arogan yang menghancurkan moral dan mental pegawai. Gubernur harus segera bertindak untuk copot Dirut ini sebelum RSUD Labuan tercoreng lebih parah!”.

Arwan menambahkan:
“Forwatu tidak akan diam! Jika Gubernur membiarkan Dirut arogan ini, kami siap geruduk RSUD Labuan dan menggelar aksi demo besar-besaran! Ini bukan sekadar tuntutan, tapi perjuangan demi martabat seluruh pegawai RSUD!”
Sekretaris Forwatu Banten, Aris Riswanto, menguatkan pernyataan ini:
“Perilaku ini menunjukkan ketidakmampuan memimpin. Pegawai RSUD Labuan berhak dihargai, bukan dilecehkan! Jika Gubernur membiarkan Dirut ini tetap menjabat, itu sama saja memberikan lampu hijau pada kepemimpinan arogan dan merusak institusi. Forwatu siap turun ke jalan dengan demo besar-besaran sampai ada tindakan tegas!”
Forwatu Banten menegaskan, aksi demo yang akan digelar tidak hanya simbolik. Mereka siap menggeruduk RSUD Labuan dan kantor pemerintahan terkait sebagai bentuk tekanan langsung kepada Gubernur, menuntut pencopotan Dirut RSUD Labuan demi melindungi martabat pegawai dan kredibilitas pelayanan publik.
“Ini warning keras untuk Gubernur: Jangan biarkan seorang pemimpin arogan menginjak-injak pegawai seperti CK dan institusi publik. Tindakan tegas harus diambil sekarang, atau kami akan turun dalam jumlah besar!” tegas Arwan menutup pernyataannya.
![]()









