Malang, (tabloidpilarpost.com) – Pengendara yang melintasi Jalan Raya Bantur, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, diimbau meningkatkan kewaspadaan. Sebuah tiang beserta bentangan kabel telekomunikasi yang disebut milik Telkom dilaporkan miring parah dan berpotensi roboh ke arah jalan pada Sabtu (31/10/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kondisi tersebut mulai terlihat sekitar pukul 07.00 WIB. Situasi ini dikhawatirkan membahayakan pengguna jalan, terutama kendaraan besar dan truk bermuatan yang melintas dari arah Malang menuju kawasan pantai selatan maupun sebaliknya.
Hujan dan angin di wilayah tersebut diperkirakan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan tiang mengalami kemiringan. Namun, penyebab pastinya masih perlu dipastikan oleh petugas teknis.
“ Kondisinya sudah sangat miring sejak pagi tadi sekitar jam 07.00 WIB. Kalau ada angin kencang atau kendaraan besar melintas di dekatnya, khawatir tiang langsung ambruk ke jalan dan menimpa mobil,” ujar Irwan (38), seorang pengendara yang mengaku memperlambat kendaraannya saat melintas.
Kondisi tiang yang dinilai membahayakan memicu keresahan warga sekitar dan pengguna jalan. Mereka meminta pihak yang bertanggung jawab atas aset tersebut segera melakukan pemeriksaan, pengamanan, dan perbaikan agar tidak menimbulkan kecelakaan.
“ Kami sangat khawatir, apalagi ini jalan utama yang ramai dilewati mobil dari pagi sampai siang. Masa dari pagi dibiarkan menggelantung begitu saja? Ini perlu segera ditangani. Jangan sampai menunggu ada korban jiwa baru diperbaiki,” ujar seorang warga setempat.
Warga berharap Telkom Witel Malang segera mengirimkan tim teknis ke lokasi untuk memastikan kondisi tiang dan kabel, sekaligus melakukan tindakan pengamanan apabila struktur tersebut dinilai berpotensi roboh.
Menurut informasi di lapangan, warga bersama pihak PLN yang datang setelah menerima laporan mengenai dugaan tiang dan kabel listrik sempat memberikan tanda peringatan darurat menggunakan ranting pohon di sekitar lokasi.
Setelah diperiksa, tiang dan kabel yang dikeluhkan tersebut disebut merupakan jaringan telekomunikasi, bukan jaringan listrik. Meski demikian, identitas pemilik aset dan kondisi teknisnya tetap perlu dikonfirmasi kepada pihak terkait.
Tanda peringatan darurat itu dilakukan untuk mengingatkan pengendara agar tidak melintas terlalu dekat dengan tiang yang miring.
Sekitar pukul 11.45 WIB, saat dilakukan pengecekan kembali, menurut keterangan yang diperoleh di lokasi, belum terlihat penanganan berarti terhadap kondisi tiang tersebut.
Seseorang bernama Rizky, yang mengaku berasal dari Telkom Turen, disebut menyampaikan bahwa dirinya baru menerima laporan mengenai kejadian itu.
Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi mengenai penyebab kemiringan tiang, jadwal penanganan, maupun langkah pengamanan lanjutan dari pihak Telkom.
Masyarakat berharap persoalan ini segera ditindaklanjuti karena menyangkut keselamatan pengguna jalan. Penanganan cepat diperlukan untuk mengurangi risiko tiang atau kabel jatuh dan mengganggu arus lalu lintas.
![]()









