Malang, (tabloidpilarpost.com)– Keselamatan pengguna jalan di kawasan Jalan Raya Durmo, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Jawa Timur, kembali menjadi sorotan. Sebuah kabel listrik yang melintang rendah di atas jalan raya disebut hanya ditopang menggunakan sebatang bambu dan belum juga mendapatkan penanganan permanen dari pihak terkait.
Kondisi tersebut terpantau sejak Rabu hingga Kamis (23/7/2026). Kabel yang menjuntai rendah itu dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan maupun warga sekitar, terutama karena Jalan Raya Durmo merupakan jalur yang kerap dilalui kendaraan berukuran besar.
Warga khawatir kabel tersebut sewaktu-waktu tersangkut kendaraan, putus, atau bahkan menimbulkan risiko kecelakaan serta bahaya tersengat aliran listrik.
Penyangga berupa bambu yang digunakan sebagai solusi sementara juga dinilai tidak layak untuk menjamin keselamatan publik. Selain rentan patah, kondisi tersebut semakin berisiko apabila terjadi hujan deras maupun angin kencang.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, kondisi kabel tersebut telah berlangsung cukup lama. Warga berharap pihak PLN segera melakukan perbaikan secara permanen dan tidak membiarkan potensi bahaya tersebut berlarut-larut.
Kepala Desa Bantur, Nanang Kosim, membenarkan bahwa pihaknya telah menyampaikan kondisi tersebut kepada PLN.
“Kita sudah sampaikan ke PLN, tetapi belum ditanggapi,” ungkapnya.
Senada, Camat Bantur Bayu Jatmiko, S.STP., mengakui kondisi kabel yang hanya ditopang menggunakan bambu tersebut berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.
“Memang benar kabel hanya ditonjok bambu. Saya tadi melintas di tempat itu dan tentunya kondisi tersebut bisa membahayakan keselamatan warga yang melintas,” ujarnya.
Kekhawatiran warga semakin beralasan mengingat kabel tersebut berada di atas jalur yang dilalui kendaraan besar. Jika kabel tersangkut kendaraan, bukan hanya berpotensi menyebabkan kerusakan jaringan listrik, tetapi juga dapat memicu kecelakaan lalu lintas dan membahayakan masyarakat di sekitar lokasi.
Warga pun mendesak PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Gondanglegi segera turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan dan mengganti penyangga darurat tersebut dengan tiang atau konstruksi penyangga yang sesuai standar keselamatan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PLN ULP Gondanglegi belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi kabel listrik tersebut maupun langkah penanganan yang akan dilakukan.
Masyarakat berharap persoalan ini segera ditangani sebelum terjadi insiden yang tidak diinginkan.









