Malang, (tabloidpilarpost.com) – Kepala Desa Bantur, Nanang Kosim, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Bantur, Kabupaten Malang, Jawa Timur, atas partisipasi dan dukungan dalam menyukseskan Bantur Nyawiji Carnival 2026.
Meski pelaksanaan karnaval telah berlalu sekitar satu bulan, kemeriahan dan kebersamaan yang tercipta masih meninggalkan kesan mendalam. Kegiatan dua tahunan tersebut digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Nanang Kosim mengungkapkan rasa haru sekaligus bangga atas antusiasme masyarakat yang turut menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan acara tidak terlepas dari kerja sama pemerintah desa, panitia, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga masyarakat Desa Bantur yang telah berpartisipasi dan ikut memeriahkan Bantur Nyawiji Carnival 2026, sehingga kegiatan dapat berjalan sukses dan lancar,” ungkap Nanang Kosim.
Bantur Nyawiji Carnival 2026 berlangsung meriah di sepanjang jalur utama Desa Bantur. Puluhan penampilan dari berbagai dusun menghadirkan kreativitas seni, busana adat, serta beragam atraksi budaya yang menarik perhatian masyarakat.
Berdasarkan informasi panitia yang disampaikan dalam bahan pemberitaan, sebanyak 24 peserta umum mengikuti rangkaian karnaval dengan rute dari depan tempat pemakaman umum (TPU) hingga SMPN 1 Bantur.
Antusiasme warga yang menyaksikan parade tersebut menjadi salah satu gambaran kuatnya semangat kebersamaan masyarakat dalam menjaga tradisi dan mengembangkan potensi budaya desa.
Nanang menilai keberhasilan penyelenggaraan karnaval merupakan bukti bahwa sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat dapat menghasilkan kegiatan yang meriah sekaligus mempererat hubungan ant warga.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, jajaran TNI-Polri, serta seluruh pihak yang turut menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Menurutnya, partisipasi masyarakat bukan hanya berperan dalam menyukseskan acara, tetapi juga mencerminkan semangat gotong royong dan kerukunan yang perlu terus dipertahankan.
Melalui filosofi “Nyawiji”, yang bermakna bersatu atau menyatukan diri, Nanang berharap semangat kebersamaan yang tercipta dalam karnaval dapat terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari.
Ia berharap kekompakan masyarakat menjadi modal penting untuk mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan warga Desa Bantur ke depan.
Bantur Nyawiji Carnival 2026 pun tidak sekadar menjadi ajang hiburan dan parade budaya, tetapi juga momentum untuk memperkuat persatuan, menumbuhkan kebanggaan terhadap desa, dan menjaga nilai-nilai gotong royong di tengah masyarakat.
![]()









