BENGKULU, TabloidPilarPost.com – 30 Oktober 2026
Menjelang akhir tahun anggaran 2026, penyerapan anggaran pada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah I Bengkulu–Sumatera Barat berjalan normal. Kepala Satuan Kerja (Satker) I BPJN Bengkulu, Tendi Hardianto, S.T., M.T., mengimbau seluruh kontraktor agar memaksimalkan waktu pelaksanaan pekerjaan yang masih tersedia dengan tetap mengutamakan kualitas dan mutu hasil pembangunan.
Tendi menegaskan, percepatan pekerjaan menjelang akhir tahun tidak boleh menjadi alasan bagi kontraktor untuk mengabaikan standar kualitas. Ia mengingatkan agar tidak ada pekerjaan yang diselesaikan secara terburu-buru hingga terkesan asal-asalan, sehingga berpotensi menimbulkan persoalan terhadap mutu pekerjaan di kemudian hari.
Menurut Tendi, anggaran yang telah dialokasikan untuk BPJN Wilayah I Bengkulu harus terserap sebagaimana mestinya dan dilaksanakan sesuai peruntukannya. Hal tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan pemerintah pusat bahwa Provinsi Bengkulu benar-benar membutuhkan dukungan anggaran pembangunan infrastruktur dari pemerintah pusat.
Ia menjelaskan, apabila anggaran yang telah dialokasikan tidak terserap, sisa anggaran tersebut akan dikembalikan ke pemerintah pusat. Kondisi itu tentu dapat merugikan Provinsi Bengkulu, yang selama ini terus berupaya membangun dan meningkatkan infrastruktur demi kepentingan masyarakat.
“Anggaran yang sudah diperuntukkan bagi BPJN Wilayah I ini harus terserap sebagaimana mestinya, agar pemerintah pusat percaya bahwa Provinsi Bengkulu benar-benar membutuhkan anggaran dari pusat. Apabila anggaran tahun ini tidak terserap, maka anggaran akan dikembalikan ke pusat. Itu tentu merugikan Provinsi Bengkulu yang kita bangun bersama dari awal,” ujar Tendi.
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, Tendi juga menyampaikan bahwa infrastruktur jalan dan jembatan memiliki arti penting bagi kehidupan masyarakat. Menurutnya, aspal dan beton bukan hanya material konstruksi, melainkan bagian dari upaya membuka akses, menghubungkan harapan, serta mendukung aktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
“Bagi kami di BPJN Bengkulu, aspal dan beton bukan hanya sekadar material konstruksi. Di balik setiap jengkal jalan yang tersambung, ada harapan para petani untuk mengangkut hasil panen, ada anak-anak yang menuntut ilmu, dan ada keluarga yang merindukan perjumpaan.”
Ia menambahkan, setiap pembangunan infrastruktur pada hakikatnya diarahkan untuk mendekatkan masyarakat pada berbagai kesempatan dan harapan yang lebih baik.
Setiap ruas infrastruktur yang dibangun diharapkan mampu memastikan mimpi dan harapan seluruh warga Bengkulu semakin dekat untuk diwujudkan.
(Rudi Efendi kabiro Bengkulu)
TabloidPilarPost.com — Menelusuri Fakta, Menguji Data, Mengawal Kebenaran.
![]()









