Trenggalek, (tabloidpilarpost.com) – Kompetisi sepak bola pelajar Trenggalek Student League (TSL) 2026 resmi bergulir. Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Trenggalek, ST. Triadi Admono, membuka langsung kompetisi tersebut di Stadion Menaksopal Trenggalek, Senin (27/7/2026).
Kompetisi yang digelar MNA Sport Management ini menjadi ajang pembinaan sepak bola usia muda. TSL 2026 berlangsung selama sepekan, mulai 27 Juli hingga 3 Agustus 2026.
TSL 2026 mempertandingkan dua kelompok usia. Sebanyak 7 tim mengikuti kategori SMA/SMK sederajat. Sementara itu, kategori SMP/MTs sederajat diikuti 9 tim.
Pada laga pembuka, MAN 1 Trenggalek tampil dominan saat menghadapi SMKN 2 Trenggalek. MAN 1 Trenggalek mengakhiri pertandingan dengan kemenangan telak 4-0.
Kompetisi ini juga memperebutkan Piala Bupati Trenggalek. Selain trofi, seluruh peserta akan mendapatkan sertifikat dari Bupati Trenggalek.
Saat membuka kompetisi, Pj Sekda Trenggalek ST. Triadi Admono mengapresiasi panitia dan seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan TSL 2026.
Menurutnya, kompetisi tersebut memiliki peran penting dalam membina sekaligus menjaring talenta muda Trenggalek di bidang sepak bola.
“Terima kasih kepada panitia dan semua pihak yang telah membantu terselenggaranya TSL 2026. Saya bersyukur hari ini kita bisa menyaksikan adik-adik pelajar bertanding dalam turnamen ini. Saya berpesan agar peserta menjaga sportivitas dan menjunjung tinggi fair play,” tegasnya.
Ketua Panitia TSL 2026, Irnanda Setyoko, mengatakan kompetisi ini berfokus pada pembinaan atlet usia muda.
Pria yang akrab disapa Tito itu menegaskan bahwa TSL tidak hanya bertujuan mencari juara. Kompetisi ini juga menjadi wadah pembentukan karakter, disiplin, sportivitas, serta pengembangan potensi pemain muda.
“Bukan hanya untuk mencari siapa yang menjadi juara. Lebih dari itu, kami berharap kompetisi ini menjadi wadah pembinaan, pembentukan karakter, sportivitas, disiplin, serta menumbuhkan gairah sepak bola di kalangan pelajar SMP maupun SMA,” ujar Tito.
Ia berharap kompetisi tersebut dapat melahirkan pemain-pemain berbakat yang mampu membawa nama Kabupaten Trenggalek ke level yang lebih tinggi.
“Kami berharap dari lapangan-lapangan inilah lahir bibit-bibit pesepak bola berbakat yang kelak mampu mengharumkan nama Kabupaten Trenggalek di kancah lokal, regional, nasional, maupun profesional,” tandasnya.
Tito juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan TSL 2026. Ia berharap kompetisi tersebut mampu menghadirkan pertandingan yang profesional, kompetitif, dan bermanfaat bagi generasi muda.
Dengan dukungan berbagai pihak, Trenggalek Student League 2026 diharapkan menjadi salah satu wadah pembinaan sepak bola pelajar yang berkelanjutan di Kabupaten Trenggalek.









