Malang, (tabloidpilarpost.com) – Keselamatan warga dan pengguna jalan di kawasan depan Pasar Bantur, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, kembali menjadi sorotan. Kabel listrik yang diduga milik PLN terlihat menjuntai rendah dan melintang di atas jalur utama yang setiap hari dipadati aktivitas warga, pedagang, serta kendaraan.
Pantauan di lokasi pada Sabtu (25/7/2026) menunjukkan kondisi kabel yang tampak semrawut, berdampingan dengan jaringan internet atau WiFi. Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan, terutama apabila tersangkut kendaraan bertonase besar yang melintas di kawasan tersebut.
Warga khawatir, jika kabel tersangkut kendaraan besar, instalasi dapat tertarik, bergeser, bahkan jatuh ke badan jalan. Kondisi itu berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas maupun bahaya kelistrikan bagi masyarakat.
Kepala Desa Bantur, Nanang Kosim, membenarkan adanya keluhan dari warga dan para pedagang di sekitar Pasar Bantur.
Menurutnya, Pemerintah Desa Bantur telah beberapa kali menyampaikan keluhan tersebut kepada pihak PLN. Namun hingga kini, warga menilai belum ada penanganan permanen terhadap kondisi kabel yang dikhawatirkan membahayakan tersebut.
“Kami sudah menyampaikan keluhan terkait kondisi kabel tersebut kepada pihak PLN,” ujar Nanang Kosim.
Kekhawatiran warga semakin besar karena Jalan Raya Bantur merupakan salah satu jalur yang cukup sibuk dan kerap dilalui kendaraan berukuran besar, termasuk truk angkutan.
Apabila kabel yang menjuntai rendah tersangkut kendaraan, bukan hanya kabel yang berpotensi putus. Instalasi di sekitarnya juga dikhawatirkan ikut tertarik dan menimbulkan risiko lebih besar bagi pengguna jalan maupun warga di sekitar lokasi.
Selain potensi kecelakaan lalu lintas, kondisi tersebut juga dikhawatirkan menimbulkan bahaya korsleting dan sengatan listrik, terutama ketika terjadi hujan deras disertai angin kencang.
Camat Bantur, Bayu Jatmiko, S.STP., yang sempat meninjau langsung lokasi, mengakui bahwa posisi kabel yang terlalu rendah tersebut berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.
Kondisi kabel yang melintang di jalur publik, terlebih di kawasan pasar yang ramai aktivitas, dinilai membutuhkan penanganan segera agar tidak menunggu sampai terjadi kecelakaan atau korban jiwa.
Warga dan Pemerintah Desa Bantur mendesak PT PLN (Persero), khususnya unit terkait di wilayah Malang, segera turun ke lapangan melakukan pemeriksaan dan pembenahan secara permanen.
Masyarakat berharap kabel tersebut segera ditata dan diamankan sesuai standar keselamatan jaringan, sehingga tidak lagi mengganggu aktivitas warga maupun membahayakan pengguna Jalan Raya Bantur.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PLN belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi kabel yang dikeluhkan warga tersebut.









