Bantaeng, (tabloidpilarpost.com) – Pemerintah Kabupaten Bantaeng terus mendorong pengembangan sektor energi sebagai bagian dari strategi memperkuat kawasan industri dan meningkatkan daya tarik investasi daerah.
Hal tersebut ditunjukkan Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, saat menerima paparan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) berkapasitas 2×400 MW di Ruang Rapat Pimpinan Wakil Bupati Bantaeng, Selasa (21/7/2026).
Paparan tersebut disampaikan oleh PT Bantaeng Sigma Energi, PT Indonesia Power, dan Erick UGM. Pertemuan membahas rencana penyediaan infrastruktur kelistrikan yang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan energi kawasan industri sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bantaeng dalam jangka panjang.
Kawasan Industri Bantaeng (KIBA) merupakan salah satu kawasan industri yang ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) dan diproyeksikan menjadi pusat industri pengolahan mineral di kawasan Indonesia Timur.
Dengan kapasitas pembangkit mencapai 800 MW, rencana pembangunan PLTGU tersebut dinilai memiliki posisi strategis dalam mendukung kebutuhan energi industri serta membuka peluang masuknya investasi baru ke Kabupaten Bantaeng.
Dalam pertemuan itu, Bupati Bantaeng menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran PT Sigma Energi dan seluruh pihak yang terlibat dalam rencana tersebut.
“Terima kasih atas kehadiran seluruh jajaran PT Sigma Energi dan para pihak yang terlibat. Mudah-mudahan dalam waktu dekat memberikan kabar baik dan bisa kembali aktif lagi di Kabupaten Bantaeng,” ujar Bupati.
Menurutnya, kepastian pasokan listrik menjadi salah satu faktor penting yang selalu menjadi perhatian calon investor sebelum menanamkan modal di Bantaeng.
Bupati menyebut, dalam berbagai pertemuan dengan investor, persoalan ketersediaan dan kepastian pasokan energi menjadi salah satu topik utama yang dibahas.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bantaeng menyatakan dukungan terhadap rencana pembangunan PLTGU tersebut.
“Kami dan jajaran pemerintah daerah mendukung penuh agar proyek strategis ini dapat berjalan dengan baik. Apalagi program ini sejalan dengan arah pembangunan nasional dan kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan serta kemandirian energi,” tuturnya.
Bupati berharap rencana pembangunan PLTGU 2×400 MW dapat segera direalisasikan dan menjadi momentum kebangkitan investasi sektor energi di Kabupaten Bantaeng.
Selain memperkuat pasokan listrik untuk kawasan industri, keberadaan pembangkit tersebut diharapkan mampu menciptakan efek berganda terhadap perekonomian daerah, membuka peluang usaha, serta meningkatkan daya saing Kabupaten Bantaeng sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri di Indonesia Timur.
Pertemuan tersebut dihadiri Direktur Utama Bantaeng Sigma Energi Irzan Yuswar, Direktur Utama PT Bantaeng Sinergi Cemerlang Muh. Iqbal Noor, Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Ir. Tumiran, Asisten I Bidang Pemerintahan Kabupaten Bantaeng Asruddin, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Bantaeng Andi Sjafaruddin Magau, serta sejumlah kepala OPD terkait.









