Muara Enim, (tabloidpilarpost.com) – Gairah sepak bola masyarakat kembali bergelora di Kabupaten Muara Enim. Karang Taruna Desa Panang Jaya resmi menggelar turnamen sepak bola antarklub bertajuk Karang Taruna Panang Jaya Cup 2026.
Turnamen tersebut resmi dibuka di Lapangan Desa Panang Jaya, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Sabtu (18/07/2026).
Sebanyak 16 tim terbaik ambil bagian dalam kompetisi yang menggunakan sistem gugur atau knockout. Seluruh tim akan berjuang mulai dari babak 16 besar hingga pertandingan final untuk memperebutkan gelar juara.
Pertandingan perdana dijadwalkan berlangsung pada pukul 15.30 WIB dan langsung mempertemukan tuan rumah Panang Jaya Football Club (PJFC) melawan Persatuan Sepak Bola Wartawan Serasan Football Club (PSWS FC).
Pembukaan turnamen berlangsung meriah dengan dihadiri Kepala Desa Panang Jaya, jajaran Karang Taruna, Bhabinkamtibmas Polsek Gunung Megang, Babinsa Koramil Gunung Megang, para peserta, ofisial, serta masyarakat.
Ketua Panitia Pelaksana menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan turnamen tersebut.
“Kami dari segenap panitia sangat bangga atas dukungan penuh dari Pemerintah Desa Panang Jaya serta warga yang ikut meramaikan turnamen ini. Turnamen ini bukan hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga untuk mempererat silaturahmi antarklub, meningkatkan kebersamaan, menumbuhkan jiwa olahraga, serta menggerakkan ekonomi para pelaku UMKM di Desa Panang Jaya,” ujarnya.
Ketua Karang Taruna Desa Panang Jaya, Jovanka, mengingatkan seluruh tim dan ofisial agar menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi berlangsung.
Pesan serupa disampaikan Kepala Desa Panang Jaya, Yitno Sukisman. Ia menekankan pentingnya menjaga persaudaraan, mematuhi aturan, serta menciptakan suasana pertandingan yang aman dan kondusif.
“Kita semua adalah saudara dan keluarga dalam lingkup desa ini. Mari kita patuhi aturan yang telah disepakati bersama, jaga ketertiban, dan junjung tinggi nilai sportivitas. Harapan kami, turnamen ini berjalan sukses dan stabilitas keamanan tetap terjaga,” ungkap Yitno.
Sementara itu, aspek keamanan juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan turnamen. Bhabinkamtibmas Polsek Gunung Megang Bripka Andriansyah mengimbau seluruh peserta dan suporter untuk menghindari provokasi maupun tindakan yang dapat memicu keributan.
“Jangan jadikan pertandingan ini sekadar mencari kemenangan atau juara semata. Mari kita jadikan momen ini untuk meningkatkan kebersamaan, kesadaran berolahraga, dan mementingkan sportivitas. Hindari hal-hal yang tidak diinginkan agar turnamen berjalan aman dan kondusif,” tegas Andri.
Pembukaan turnamen ditandai dengan tendangan bola simbolis oleh Kepala Desa Panang Jaya bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan panitia.
Setelah seremoni pembukaan, pertandingan perdana langsung digelar. Tuan rumah PJFC menghadapi PSWS FC dalam laga yang berlangsung sengit dan menarik perhatian masyarakat.
Pertandingan dipimpin oleh wasit dan hakim garis yang ditunjuk panitia. Ribuan suporter memadati area lapangan untuk memberikan dukungan kepada tim kebanggaan mereka.
Tidak hanya warga Kecamatan Gunung Megang, antusiasme juga datang dari masyarakat luar wilayah, termasuk dari Kecamatan Ujan Mas dan kawasan Muara Enim.
Kemeriahan turnamen turut memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM. Sejumlah warga memanfaatkan momentum tersebut untuk berjualan makanan, minuman, serta berbagai kebutuhan penonton di sekitar lokasi pertandingan.
Karang Taruna Panang Jaya Cup 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi ruang pembinaan generasi muda, memperkuat silaturahmi antarklub, menghidupkan semangat olahraga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
Dengan semangat sportivitas dan kebersamaan, 16 tim kini siap bertarung memberikan penampilan terbaik hingga pertandingan final.









