Lebak, (tabloidpilarpost.com) – Harapan masyarakat untuk memiliki akses jalan yang layak menuju kawasan wisata Pantai Tenjolaya kembali mengemuka. Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) turun langsung melakukan kunjungan kerja sekaligus survei terhadap kondisi jalan poros yang menghubungkan Desa Sukatani menuju kawasan wisata Pantai Tenjolaya, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Jumat (17/07/2026).
Survei lapangan tersebut menjadi langkah konkret untuk melihat langsung kondisi akses jalan yang selama ini menjadi salah satu aspirasi masyarakat. Ruas jalan tersebut bukan hanya berfungsi sebagai jalur mobilitas warga, tetapi juga memiliki nilai strategis karena menjadi akses menuju kawasan wisata yang dinilai memiliki potensi besar untuk menggerakkan perekonomian masyarakat.
Kegiatan itu dihadiri Kepala Desa Sukatani Hilman Multajim, Camat Wanasalam Parid Surawan, Kapolsek Wanasalam IPTU Wangsa, Babinsa Desa Sukatani Serka Hery, Ketua BPD Desa Sukatani, tokoh masyarakat, serta unsur ABPEDNAS.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya dorongan bersama agar pembangunan infrastruktur tidak berhenti pada wacana, melainkan segera diwujudkan melalui langkah konkret dan perencanaan yang matang.
Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, sejumlah bagian jalan poros Desa Sukatani–Tenjolaya masih membutuhkan peningkatan. Bahkan, di beberapa titik, kondisi jalan masih berupa tanah sehingga menyulitkan kendaraan untuk melintas, terutama ketika musim hujan.
Kondisi tersebut tidak hanya menghambat aktivitas sehari-hari masyarakat, tetapi juga berpotensi menghambat perkembangan kawasan wisata Pantai Tenjolaya.
Padahal, akses jalan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kemajuan pariwisata. Jalan yang baik akan mempermudah wisatawan datang, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perikanan, serta membuka peluang berkembangnya UMKM dan sektor ekonomi masyarakat.
ABPEDNAS menilai pembangunan jalan poros tersebut merupakan kebutuhan strategis yang harus mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi.
Kepala Desa Sukatani, Hilman Multajim, mengatakan pembangunan jalan poros menuju Pantai Tenjolaya telah lama menjadi harapan masyarakat.
Menurutnya, keberadaan jalan yang layak akan membawa dampak besar terhadap mobilitas warga dan perkembangan ekonomi desa.
“Kami berharap hasil survei ini menjadi langkah nyata menuju pembangunan. Jalan ini bukan hanya menghubungkan Desa Sukatani dengan Pantai Tenjolaya, tetapi juga menjadi urat nadi perekonomian masyarakat. Kami berharap pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi dapat memberikan perhatian serius agar pembangunan segera direalisasikan demi kesejahteraan warga,” ujarnya.
Camat Wanasalam, Parid Surawan, menyampaikan dukungan terhadap upaya percepatan pembangunan infrastruktur desa.
Ia menilai, akses jalan yang baik akan membuka konektivitas antarwilayah sekaligus memperkuat daya tarik kawasan wisata.
“Jalan yang baik akan membuka konektivitas antarwilayah, memperlancar aktivitas masyarakat, dan meningkatkan daya saing sektor pariwisata. Kami berharap hasil survei ini dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah untuk mempercepat pembangunan akses menuju Pantai Tenjolaya sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kapolsek Wanasalam IPTU Wangsa, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan juga berkaitan erat dengan aspek keamanan dan keselamatan masyarakat.
“Kami berharap pembangunan jalan segera terlaksana. Jalan yang layak akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan, serta memudahkan mobilitas ketika terjadi keadaan darurat ataupun pelayanan kepolisian di lapangan,” ungkapnya.
Dukungan juga disampaikan Babinsa Desa Sukatani Serka Hery. Ia menegaskan bahwa TNI siap bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga.
“Kami berharap pembangunan jalan ini segera terealisasi. Dengan akses yang baik, aktivitas masyarakat akan semakin lancar, ekonomi desa berkembang, dan potensi wisata Pantai Tenjolaya dapat dikenal lebih luas. TNI siap bersinergi bersama pemerintah dan masyarakat untuk mendukung pembangunan desa,” tegasnya.
Ketua BPD Desa Sukatani, Satra, menambahkan bahwa pembangunan jalan poros tersebut merupakan aspirasi masyarakat yang terus disampaikan dalam berbagai forum musyawarah desa.
“Harapan kami sederhana, yaitu agar masyarakat memiliki akses jalan yang layak. Jalan ini sangat penting bagi aktivitas warga sekaligus menjadi akses wisata. Kami berharap pemerintah dapat segera merealisasikan pembangunan karena manfaatnya akan dirasakan oleh seluruh masyarakat,” ujarnya.
Melalui survei tersebut, ABPEDNAS berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk merealisasikan pembangunan jalan poros Desa Sukatani–Tenjolaya.
Apabila akses jalan tersebut dibangun dengan baik, kawasan Pantai Tenjolaya diyakini memiliki peluang besar untuk berkembang lebih pesat. Peningkatan kunjungan wisatawan dapat membuka lapangan kerja baru sekaligus menggerakkan sektor UMKM, perdagangan, pertanian, dan perikanan masyarakat setempat.
Kegiatan survei ini menjadi bukti bahwa pembangunan desa membutuhkan sinergi seluruh elemen. Pemerintah desa, pemerintah kecamatan, aparat keamanan, BPD, ABPEDNAS, tokoh masyarakat, dan warga memiliki peran penting dalam mendorong pembangunan yang merata dan berkelanjutan.
Kini, harapan masyarakat tertuju pada langkah nyata pemerintah. Sebab bagi warga, pembangunan jalan poros Sukatani–Tenjolaya bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan pintu menuju konektivitas, kemajuan wisata, dan masa depan ekonomi masyarakat yang lebih baik.









