Lebak, (tabloidpilarpost.com) – Pemerintah Kecamatan Wanasalam terus memperkuat pengawasan terhadap program bantuan sosial melalui kegiatan Monitoring Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) yang bersumber dari APBDes Tahun Anggaran 2026 di Desa Cilangkap, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Rabu (15/07/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Cilangkap tersebut dipimpin oleh Kasi Ekonomi, Pembangunan, dan Kesejahteraan Sosial (Ekbangkesos) Kecamatan Wanasalam, Mochamad Juhri, bersama jajaran Pemerintah Desa Cilangkap. Monitoring dilakukan untuk memastikan proses penyaluran bantuan berjalan sesuai ketentuan, transparan, serta diterima langsung oleh warga yang berhak.
Pada penyaluran kali ini, setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan sebesar Rp900.000, yang merupakan akumulasi BLT Dana Desa untuk periode April, Mei, dan Juni 2026, masing-masing sebesar Rp300.000 per bulan.
Sejak pagi, para penerima manfaat telah hadir di Kantor Desa Cilangkap dengan membawa dokumen persyaratan yang diperlukan. Sementara bagi penerima yang berhalangan hadir karena kondisi tertentu, petugas melakukan penyaluran secara langsung ke rumah masing-masing setelah melalui proses verifikasi identitas guna memastikan bantuan diterima oleh pihak yang berhak.
Seluruh rangkaian penyaluran berlangsung tertib, aman, dan lancar sebagai bentuk komitmen pemerintah desa dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.
Dalam keterangannya, Mochamad Juhri menegaskan bahwa monitoring merupakan bagian dari tanggung jawab Pemerintah Kecamatan Wanasalam dalam mengawal penggunaan Dana Desa agar tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap bantuan pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak. Penyaluran BLT Dana Desa harus mengedepankan prinsip tepat sasaran, tepat waktu, tepat administrasi, dan tepat manfaat. Dengan pengawasan yang baik, kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah akan terus terjaga,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Cilangkap, Rosita, mengapresiasi kehadiran tim monitoring dari Pemerintah Kecamatan Wanasalam yang secara langsung mengawal proses penyaluran bantuan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Wanasalam, khususnya Bapak Mochamad Juhri beserta tim monitoring yang telah hadir mengawal penyaluran BLT Dana Desa di Desa Cilangkap. Kehadiran beliau memberikan semangat sekaligus memastikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Rosita.
Ia menjelaskan bahwa seluruh data penerima bantuan telah melalui tahapan pendataan, verifikasi, serta musyawarah desa sesuai mekanisme yang berlaku, sehingga bantuan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat.
Rosita berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
“Walaupun nilainya terbatas, kami berharap bantuan ini memberikan manfaat nyata bagi keluarga penerima. Pemerintah Desa akan terus berkomitmen memberikan pelayanan yang jujur, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kondusivitas serta mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga. Menurutnya, keberhasilan pembangunan desa tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat.
Program BLT Dana Desa merupakan salah satu bentuk perlindungan sosial bagi masyarakat kurang mampu. Di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga, bantuan tersebut diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga penerima manfaat.
Melalui monitoring yang dilakukan secara langsung, Pemerintah Kecamatan Wanasalam menegaskan komitmennya untuk terus mengawal seluruh program pembangunan dan bantuan sosial agar terlaksana secara profesional, transparan, akuntabel, serta bebas dari penyimpangan.
Dengan sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat, penyaluran BLT Dana Desa diharapkan tidak hanya menjadi rutinitas administratif, tetapi menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.









