LEBAK, TabloidPilarPost.com – Semangat gotong royong yang menjadi warisan luhur bangsa kembali bergema di Kabupaten Lebak. Di tengah kebutuhan masyarakat akan akses jalan yang lebih baik, Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Banten, Musa Weliansyah, turun langsung bersama masyarakat menginisiasi kegiatan “Gotong Royong Ngahadean Jalan” di sejumlah titik wilayah Desa Sukatani, Kecamatan Wanasalam, Senin (22/06/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi jalan poros desa yang selama ini menjadi urat nadi aktivitas masyarakat. Perbaikan jalan dilakukan di beberapa kampung, yakni Kampung Wanasari, Kampung Sukasari, Kampung Sukatani, dan Kampung Lebak Keusik, dengan melibatkan partisipasi aktif warga setempat.
Sejak pagi hari, suasana kebersamaan begitu terasa di lokasi kegiatan. Warga dari berbagai kalangan, tokoh masyarakat, tokoh agama, aparatur desa, pemuda hingga para relawan tampak bergotong royong memperbaiki jalan yang selama ini menjadi akses utama masyarakat. Semangat kebersamaan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa budaya gotong royong masih hidup dan tumbuh kuat di tengah masyarakat Desa Sukatani.
Pantauan di lapangan, Musa Weliansyah tidak hanya hadir sebagai wakil rakyat, tetapi juga turun langsung berbaur bersama warga. Dengan penuh semangat, ia ikut terlibat dalam proses pengerjaan jalan bersama masyarakat. Kehadirannya mendapat sambutan hangat dari warga yang merasa diperhatikan dan didengar aspirasinya.
Musa Weliansyah mengatakan, kegiatan gotong royong tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat yang selama ini harus beraktivitas melalui akses jalan yang kondisinya kurang memadai.
«”Jalan ini merupakan akses penting bagi warga. Tidak hanya menghubungkan antarwilayah, tetapi juga menunjang aktivitas ekonomi masyarakat, akses pendidikan anak-anak, hingga mobilitas sehari-hari. Melalui semangat gotong royong, kami ingin menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan warga,” ujar Musa.»
Menurutnya, budaya gotong royong yang telah menjadi ciri khas masyarakat Indonesia harus terus dipertahankan dan dijadikan kekuatan dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan di tengah keterbatasan.
Ia menilai keterlibatan masyarakat dalam pembangunan bukan hanya mempercepat proses pengerjaan, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas publik yang dibangun secara bersama-sama.
«”Ketika masyarakat dan pemerintah berjalan bersama, banyak persoalan yang bisa diselesaikan. Gotong royong adalah kekuatan sosial yang harus terus kita jaga karena dari sinilah lahir kepedulian dan kebersamaan untuk membangun daerah,” tambahnya.»
Selama ini, warga Kampung Wanasari, Sukasari, Sukatani dan Lebak Keusik harus lebih berhati-hati saat melintasi jalan yang kondisinya rusak dan rawan membahayakan, terutama ketika musim hujan tiba. Kondisi tersebut kerap menjadi keluhan masyarakat karena jalan tersebut merupakan akses utama menuju lahan pertanian, sekolah, tempat ibadah, dan pusat aktivitas ekonomi warga.
Karena itu, kehadiran program “Gotong Royong Ngahadean Jalan” disambut dengan penuh antusias oleh masyarakat. Mereka berharap perbaikan jalan tersebut dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
Di bawah terik matahari, warga tetap terlihat bersemangat mengangkut material dan memperbaiki badan jalan secara bersama-sama. Pemandangan tersebut menghadirkan potret nyata kebersamaan yang semakin mempererat hubungan antara masyarakat, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan wakil rakyat yang hadir langsung di tengah-tengah warga.
Gerakan “Gotong Royong Ngahadean Jalan” tidak hanya menjadi kegiatan pembangunan fisik semata, tetapi juga simbol kuat kolaborasi antara masyarakat dan pemangku kebijakan dalam menghadirkan solusi nyata terhadap kebutuhan publik. Di tengah berbagai tantangan pembangunan daerah, semangat kebersamaan terbukti masih menjadi modal sosial yang sangat berharga dalam mendorong perubahan.
Dengan mengusung semangat “Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Ikhlas”, Musa berharap hasil perbaikan jalan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Sukatani dan sekitarnya.
«”Mudah-mudahan bantuan ngahadean jalan ini membawa manfaat besar bagi masyarakat. Semoga kebersamaan yang terbangun dalam proses gotong royong ini terus terjaga dan menjadi kekuatan untuk membangun Lebak yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya.»
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembangunan tidak selalu harus menunggu program besar, melainkan dapat dimulai dari kepedulian, kebersamaan, dan semangat gotong royong. Ketika masyarakat dan wakil rakyat bersatu dalam satu tujuan, harapan akan perubahan nyata dapat diwujudkan demi masa depan daerah yang lebih baik.
Penulis : ARMAN
Editor : ARMAN
Media : TabloidPilarPost.com
![]()









