Pekanbaru, (tabloidpilarpost.com) – Malam puncak Grand Final Duta Pariwisata Riau 2026 berlangsung penuh kemeriahan dan kebanggaan bagi Kabupaten Pelalawan. Dalam ajang bergengsi tersebut, Wahyu Trinanda Puteri resmi dinobatkan sebagai Duta Pariwisata Riau 2026, mewakili Negeri Seiya Sekata Pelalawan.
Kemenangan tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga besar Wahyu, khususnya sang ayah, Dien Puga, yang menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas pencapaian putrinya.
Dalam keterangannya, Dien Puga menegaskan bahwa keberhasilan tersebut bukan hanya soal mahkota kemenangan, tetapi juga proses pembentukan karakter dan dedikasi yang dijalani Wahyu selama ini.
“Sebagai orang tua, kebahagiaan terbesar kami adalah melihat Wahyu tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, berwawasan luas, dan cinta budaya. Mahkota itu hanyalah simbol, sedangkan substansinya adalah amanah untuk melayani dan mempromosikan keindahan Riau, khususnya Pelalawan,” ujar Dien Puga.
Dien Puga juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan selama proses persiapan hingga grand final berlangsung.
Ucapan apresiasi tersebut disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Riau dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata atas penyelenggaraan ajang yang dinilai berkualitas dan profesional.
Selain itu, ia juga berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pelalawan yang telah memberikan dukungan dan fasilitas selama masa persiapan, serta masyarakat Pelalawan dan Riau yang terus memberikan doa dan dukungan moral.
“Kami menyadari kemenangan ini adalah hasil kolaborasi. Tanpa dukungan lingkungan dan bimbingan para pelatih, pencapaian ini tentu tidak mudah diraih,” tambahnya.
Wahyu Trinanda Puteri diketahui merupakan mahasiswi Universitas Islam Riau (UIR) semester delapan berusia 22 tahun.
Ia lahir di Batu Bersurat, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Riau. Namun sejak usia lima tahun, dirinya pindah bersama keluarga ke Kabupaten Pelalawan dan menetap di Sorek, Kecamatan Pangkalan Kuras.
Dalam kompetisi tersebut, Wahyu dinilai unggul berkat kemampuannya mempromosikan potensi wisata Pelalawan dengan pendekatan modern dan kreatif.
Ia mengusung program kerja bertajuk “Pelalawan: Harmony of Nature and Malay Heritage” yang berfokus pada:
- Promosi digital destinasi ekowisata;
- Pelestarian seni tradisi Melayu;
- Pemberdayaan UMKM lokal melalui produk wisata bernilai ekonomi.
Menanggapi kemenangan tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Riau, Tekad Parbatas Setia Dewa memberikan apresiasi terhadap peran keluarga dalam mendukung generasi muda berprestasi.
“Kami mengapresiasi peran aktif orang tua seperti Bapak Dien Puga dalam mendidik generasi muda berakhlak mulia. Ini menjadi modal utama bagi Wahyu untuk bersaing di tingkat nasional. Kami akan memastikan Wahyu siap tampil di Grand Final Duta Pariwisata Indonesia di Bali nanti,” ujarnya.
Keluarga besar Dien Puga juga menyampaikan terima kasih kepada insan pers dan awak media di Provinsi Riau yang dinilai telah memberikan pemberitaan positif dan dukungan moral selama perjalanan Wahyu dalam ajang Duta Pariwisata Riau 2026.
Mereka berharap dukungan tersebut dapat terus mengiringi langkah Wahyu saat mewakili Riau di tingkat nasional.
Dengan kemenangan tersebut, Kabupaten Pelalawan kembali menorehkan prestasi di bidang pariwisata dan kebudayaan, sekaligus membuktikan bahwa daerah tersebut memiliki generasi muda yang unggul, kreatif, dan berkarakter.









