Malang, (tabloidpilarpost.com) – Dalam rangka mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, Polsek Pagelaran kembali meningkatkan intensitas kegiatan Cipta Kondisi (Cipkon) di wilayah hukumnya.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (26/02/2026) mulai pukul 16.00 WIB hingga menjelang waktu Maghrib ini difokuskan pada pencegahan balap liar, tindak kejahatan konvensional 3C (curat, curas, dan curanmor), serta kenakalan remaja yang berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat, khususnya selama bulan Ramadhan.
Salah satu lokasi yang menjadi sasaran operasi adalah kawasan Jalan Swaru, tepatnya di sekitar Jembatan Lesti. Area tersebut kerap dikeluhkan warga karena sering dijadikan ajang balap liar, terutama saat sore hari hingga menjelang berbuka puasa.
Kondisi jalan yang relatif lurus dinilai rawan dimanfaatkan oleh sejumlah remaja untuk melakukan aksi balap liar. Selain membahayakan pelaku, aktivitas tersebut juga berisiko terhadap pengguna jalan lain, terlebih di lokasi tersebut masih terdapat material proyek dan pengerjaan pelebaran Jalan Nasional yang belum sepenuhnya tuntas.
Kapolsek Pagelaran, AKP Umarji, S.H., menegaskan bahwa patroli rutin yang dilakukan personelnya menyasar titik-titik rawan balap liar dan kejahatan jalanan, terutama pada jam-jam rawan dan akhir pekan.
“Kami berkomitmen untuk menindak tegas aksi balap liar dan kejahatan jalanan lainnya demi menjamin keamanan warga,” tegasnya.
Menurutnya, kegiatan Cipkon tidak hanya bersifat represif melalui penindakan, tetapi juga mengedepankan pendekatan persuasif dan dialogis. Petugas memberikan imbauan langsung kepada para remaja agar tidak terlibat dalam balap liar yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
Operasi Cipta Kondisi ini merupakan bentuk respons cepat Polri terhadap keluhan masyarakat terkait gangguan keamanan dan ketertiban, khususnya pada sore hingga malam hari selama bulan Ramadhan.
Melalui patroli rutin dan pengawasan intensif di titik-titik rawan, diharapkan situasi Kamtibmas di wilayah Pagelaran tetap aman, nyaman, dan kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa gangguan aksi balap liar maupun kejahatan 3C.








