Malang, (tabloidpilarpost.com) – Ratusan warga Dusun Sengon, Desa Pringgondani, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, menggelar acara tasyakuran dan sholawatan sebagai ungkapan rasa syukur atas rampungnya pembangunan jalan rabat beton sepanjang 156 meter.
Kegiatan yang berlangsung Senin (14/9/2026) mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai tersebut menghadirkan Majelis Umum Jabal Barokah pimpinan Kyai Hasan Ismail Sengon serta sholawatan bersama Abdul Ghofur, anggota DPRD Kabupaten Malang dari Fraksi NasDem, Komisi I.
Pembangunan jalan tersebut bersumber dari Program Pokok Pikiran (Pokir) legislatif dan dinilai menjadi jawaban atas aspirasi masyarakat yang selama ini mendambakan akses transportasi yang lebih layak dan kokoh.
Acara berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah tokoh masyarakat serta unsur Pemerintah Desa Pringgondani, di antaranya Ustaz Abdul Hakim, Ustaz Faizal Mustofa, Kepala Desa Pringgondani H. Abdul Malek beserta jajaran perangkat desa, K.H. Samiran selaku Rois Syuriah MWCNU Bantur, serta Abdul Ghofur didampingi M. Lestari (Timbul).
Kepala Desa Pringgondani, H. Abdul Malek, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terealisasinya pembangunan jalan yang telah lama dinantikan masyarakat Dusun Sengon.
“Sholawatan dan tasyakuran ini adalah bentuk apresiasi spontan dari warga Dusun Sengon. Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Bapak Abdul Ghofur yang mendengarkan suara dari bawah. Jalan rabat beton sepanjang 156 meter ini sangat berdampak besar bagi kelancaran mobilitas ekonomi dan aktivitas sehari-hari kami,” ujar Abdul Malek.
Ia berharap perhatian terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut dapat terus berlanjut, termasuk melalui program Pokir pada tahun anggaran berikutnya.
Abdul Ghofur menegaskan, pembangunan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari komitmennya sebagai wakil rakyat untuk mengawal aspirasi masyarakat melalui pembahasan anggaran daerah.
Menurutnya, pembangunan jalan bukan sekadar memperbaiki akses transportasi, tetapi juga diharapkan memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
“Apa yang kami perjuangkan melalui jalur Pokir ini adalah murni hak masyarakat. Jalan rabat beton ini diharapkan tidak hanya memperlancar transportasi warga Sengon, tetapi juga mendongkrak roda perekonomian lokal,” tutur Abdul Ghofur.
Ia juga mengajak masyarakat menjaga dan merawat jalan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Saya menitipkan pesan kepada tokoh masyarakat dan seluruh warga Sengon agar fasilitas jalan yang baru ini bisa dirawat bersama secara swadaya agar manfaatnya bertahan lama,” tambahnya.
Rangkaian tasyakuran dan sholawatan ditutup dengan doa bersama untuk kemaslahatan masyarakat Desa Pringgondani.
Bagi warga Dusun Sengon, rampungnya jalan rabat beton tersebut bukan hanya menghadirkan akses yang lebih baik, tetapi juga menjadi bukti bahwa aspirasi masyarakat dapat diperjuangkan melalui sinergi antara warga, pemerintah desa, dan wakil rakyat.
Masyarakat berharap pembangunan infrastruktur serupa dapat terus dilanjutkan untuk menjawab kebutuhan dasar warga, khususnya di wilayah Kabupaten Malang bagian selatan.









