Malang, (tabloidpilarpost.com) – Gelaran Druju Culture Carnival 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 berlangsung meriah dan sukses.
Kegiatan yang dipusatkan di Desa Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Kabupaten Malang, tersebut digelar dalam dua rangkaian. Check sound berlangsung Jumat (11/9/2026), sedangkan karnaval digelar Sabtu (12/9/2026), mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai.
Sebanyak 48 peserta ambil bagian dengan menampilkan berbagai kreasi seni dan budaya. Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang jalur karnaval yang berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Berbagai pertunjukan disuguhkan peserta, mulai dari penampilan emak-emak berdaster dari RT 14 dengan tema “Ras Terkuat di Dunia, Penguasa Jalanan”, hingga pertunjukan Calon Arang, tari Bali, Dayak modern, Dayak Borneo, serta visualisasi perjuangan merebut kemerdekaan.
Penampilan emak-emak berdaster menjadi salah satu hiburan yang menarik perhatian penonton. Kreativitas tersebut bahkan mampu menghibur masyarakat tanpa menggunakan sound horeg.
Keberagaman penampilan 48 peserta menunjukkan tingginya kreativitas masyarakat Desa Druju dalam mengemas seni dan budaya lokal menjadi tontonan yang menarik.
Kelancaran kegiatan tidak lepas dari dukungan dan sinergi Tiga Pilar Desa Druju, panitia, peserta, serta masyarakat.
Pengamanan dan pengaturan lalu lintas dilakukan untuk memastikan rangkaian kegiatan berjalan tertib. Kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan juga menjadi salah satu faktor penting sehingga karnaval dapat berlangsung tanpa gangguan berarti.
Kepala Desa Druju, H. Mujiono, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan panitia yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.
“Kami sangat bangga dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas antusiasme warga Desa Druju yang luar biasa. Kerja keras panitia dan 48 peserta yang tampil totalitas selama dua hari ini membuahkan hasil luar biasa. Selain menghibur, ketertiban yang ditunjukkan masyarakat menjadi contoh nyata kuatnya semangat gotong royong,” ujar H. Mujiono.
Druju Culture Carnival 2026 tidak hanya menjadi hiburan dalam momentum HUT RI, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkuat kebersamaan dan melestarikan seni budaya.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan menjadi agenda budaya yang mampu memberikan ruang bagi kreativitas masyarakat sekaligus mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif di Desa Druju.
Dengan dukungan pemerintah desa, aparat keamanan, panitia, dan masyarakat, kegiatan budaya seperti ini diharapkan dapat terus berlangsung secara tertib, aman, dan semakin menarik pada tahun-tahun mendatang.
![]()








