Tabloidpilarpost.com Lebak, Banten – Polemik menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lebak terus bergulir. Video dan foto menu yang beredar luas di media sosial TikTok dan Instagram memicu reaksi publik. Sorotan tajam datang dari Koordinator Divisi Investigasi LSM GMBI Dewan Pimpinan Distrik Lebak yang menilai terdapat sejumlah temuan di lapangan yang diduga tidak sesuai dengan standar gizi program 24 Febuari 2026
Dalam dokumentasi yang viral, terlihat menu yang dinilai jauh dari konsep “makan bergizi seimbang”. Kondisi ini memunculkan pertanyaan masyarakat terkait efektivitas pengawasan dapur serta kinerja Satgas MBG di wilayah Kabupaten Lebak.
Koordinator Divisi Investigasi LSM GMBI DPD Lebak menegaskan pihaknya menerima laporan masyarakat yang mempertanyakan kualitas menu yang disajikan.
“Program ini sangat baik dan mulia untuk generasi penerus. Tapi jika dalam pelaksanaannya ditemukan menu yang tidak memenuhi unsur gizi seimbang, tentu ini harus menjadi evaluasi serius. Pengawas dapur dan Satgas MBG harus benar-benar hadir dan bekerja nyata di lapangan,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa pengawasan tidak boleh hanya bersifat administratif, tetapi harus menyentuh langsung kualitas bahan makanan, kebersihan pengolahan, serta kecukupan nilai gizi.
Sementara itu, Ketua LSM GMBI DPD Lebak, King Naga, turut angkat bicara terkait polemik yang berkembang di tengah masyarakat.
“Kami mendukung penuh program pemerintah yang berpihak pada rakyat, khususnya anak-anak sekolah. Namun jangan sampai pelaksanaannya di lapangan terkesan asal-asalan. Jika memang ada kekurangan, harus segera dibenahi. Jangan sampai kepercayaan publik luntur,” ujar King Naga.
King Naga juga menegaskan bahwa LSM GMBI akan terus menjalankan fungsi kontrol sosial demi memastikan program berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.
“Kami tidak mencari kesalahan, tapi memastikan anggaran yang digunakan benar-benar memberi manfaat maksimal. Evaluasi itu penting. Jika perlu, lakukan audit terbuka agar masyarakat mendapatkan kejelasan,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola MBG di Kabupaten Lebak belum memberikan klarifikasi resmi terkait viralnya video dan foto menu tersebut.
Publik kini menanti langkah konkret dari pihak terkait untuk memastikan Program MBG benar-benar berjalan sesuai standar gizi dan tujuan awalnya, yakni menciptakan generasi sehat, kuat, dan cerdas.
Achmad Khotib Kaperwil Banten
![]()









