https://wa.me/message/BV47FMX3QBOIJ1 https://wa.me/message/BV47FMX3QBOIJ1
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Penawaran Pemasangan Iklan
  • Kontak Kami
Rabu, 28 Oktober 2026
  • Login
Tabloid Pilar Post
ADVERTISEMENT
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olah Raga
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olah Raga
No Result
View All Result
Tabloid Pilar Post
No Result
View All Result
Home Pilar Banten

Proyek Disebut Aman, Rumah Warga Dibongkar: Ada Apa di Balik Irigasi Sukamanah?

Achmad Khotib by Achmad Khotib
22/01/2026
in Pilar Banten
0
Proyek Disebut Aman, Rumah Warga Dibongkar: Ada Apa di Balik Irigasi Sukamanah?

Lebak Tabloid pilar Post– Bantahan Kepala Desa Sukamanah, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, terkait proyek pembangunan irigasi D.I Cibinuangeun yang dikerjakan PT Waskita Karya, menuai respons keras dari Ormas Kesatuan Komando Pembela Merah Putih (KKPMP) Marcab Malingping.

Ketua KKPMP Marcab Malingping, Andreas AS, menilai pernyataan kepala desa yang menyebut proyek telah disosialisasikan dan diterima warga tidak menjawab persoalan utama yang dipersoalkan masyarakat terdampak, yakni pembongkaran bangunan tanpa kejelasan kompensasi.

Baca juga:

  • KKPMP Marcab Malingping Desak PT Waskita Karya Segera Realisasikan Kompensasi Proyek…
  • Tidak Adanya Konfirmasi Warga Terdampak Proyek Irigasi, KKPMP Marcab Malingping Angkat Bicara

“Bantahan itu tidak menyentuh substansi masalah. Faktanya, ada warga yang dirugikan, rumah dibongkar, aset hilang, dan sampai hari ini tidak ada kejelasan soal kompensasi,” kata Andreas kepada tabloid pilar Post, Rabu (21/1/2026).

Menurut Andreas, sikap Kepala Desa Sukamanah justru menimbulkan kesan kurang berpihak kepada masyarakat terdampak. Ia menilai narasi yang dibangun seolah-olah seluruh warga menerima proyek dengan lapang, bertolak belakang dengan temuan di lapangan.

“Kepala desa diduga tidak sepenuhnya berpihak kepada masyarakatnya. Warga terdampak ini nyata, bukan cerita. Tapi yang muncul ke publik justru pembenaran, bukan pembelaan terhadap hak warga,” tegasnya.

Andreas juga mengungkap keterangan dari humas PT Waskita Karya. Menurutnya, pihak perusahaan menyampaikan bahwa tidak ada skema kompensasi bagi warga terdampak.

“Yang disampaikan humas PT Waskita Karya, tidak ada kompensasi. Katanya hanya sebatas kebijakan, namun hingga kini kebijakan itu pun tidak pernah dijelaskan secara konkret. Yang muncul justru pemberitaan pembenaran,” ujar Andreas.

Ia menduga adanya ketidakwajaran dalam pola koordinasi antara pelaksana proyek dan pihak desa, yang berujung pada terbentuknya opini bahwa kesalahan sepenuhnya dibebankan kepada masyarakat.

“Masyarakat seolah-olah diposisikan salah karena dianggap membangun di atas tanah pemerintah, lalu kerugian mereka diabaikan,” lanjutnya.

Andreas mengungkapkan, sebelumnya pihak humas PT Waskita Karya sempat meminta KKPMP mengumpulkan data warga terdampak. Namun setelah data diserahkan, perusahaan justru menyampaikan bahwa tidak akan memberikan kompensasi apa pun.

“Setelah data kami kumpulkan, jawabannya tegas: tidak ada kompensasi. Alasannya karena dianggap kesalahan masyarakat. Menurut kami, ini menunjukkan minimnya kepekaan terhadap aspek kemanusiaan,” kata Andreas.

Ia juga mempertanyakan urgensi proyek yang dinilai terkesan dipaksakan, mengingat fungsi irigasi tersebut disebut tidak optimal saat musim kemarau.

“Faktanya, irigasi itu tidak berfungsi saat kemarau. Air baru ada ketika musim hujan. Tapi dampaknya justru rumah warga yang dikorbankan,” ujarnya.

Lebih jauh, Andreas menduga proses pengajuan proyek belum sepenuhnya disertai penyelesaian dampak sosial. Ia menyebut hanya pohon yang mendapat penggantian, sementara rumah warga dengan nilai kerugian ratusan juta rupiah tidak memperoleh ganti rugi maupun kebijakan kerohiman.

“Pohon dibayar, sementara rumah warga dengan kerugian ratusan juta rupiah tidak mendapatkan penggantian. Ini fakta yang tidak bisa ditutupi dengan narasi sosialisasi,” tegasnya.

KKPMP Marcab Malingping memastikan akan terus mengawal persoalan ini dan mendesak adanya klarifikasi terbuka dari PT Waskita Karya serta pemerintah daerah, khususnya terkait hak-hak warga terdampak dan tanggung jawab sosial perusahaan.

“Pembangunan tidak boleh mengorbankan kemanusiaan. Jika negara hadir, seharusnya yang dilindungi pertama adalah rakyatnya,” pungkas Andreas.

Hingga berita ini diterbitkan, wartawan Lintas Pewarta masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait, termasuk PT Waskita Karya dan pemerintah daerah, guna memperoleh keterangan resmi dan pembanding atas pernyataan yang berkembang.

Loading

Tags: Proyek Disebut AmanRumah Warga Dibongkar: Ada Apa di Balik Irigasi Sukamanah?
https://wa.me/qr/YHEMUDHEIEQNP1
Previous Post

Kementrian ATR/BPN Inventarisasi Tanah Ulayat di Lebak, Dorong Sertifikasi Hak Komunal Masyarakat Adat

Next Post

Gugatatan Perdata Petani versus PTPN IV Kertajaya Banjarsari Lebak kini Memasuki Persidangan Objek Pemeriksaan Lapangan

Berita Lainnya

Kapolres Lebak dan Forkopimda Hadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Alun-alun Rangkasbitung

Kapolres Lebak dan Forkopimda Hadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Alun-alun Rangkasbitung

by Achmad Khotib
28/10/2026
0

LEBAK – Kapolres Lebak AKBP Arninsi, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lebak menghadiri upacara peringatan...

Disorot soal IPAL Dapur MBG Pasarkeong, Pengelola Buka Suara dan Siap Evaluasi

Disorot soal IPAL Dapur MBG Pasarkeong, Pengelola Buka Suara dan Siap Evaluasi

by Achmad Khotib
28/10/2026
0

Lebak, (tabloidpilarpost.com) - Pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) menjadi salah satu aspek penting dalam operasional dapur program Makan Bergizi...

TAMBANG BATU BARA DIDUGA KEMBALI BEROPERASI DI CIBOBOS, ENAM BLOK DISOROT — PERHUTANI DAN APARAT DIMINTA BERTINDAK TEGAS

TAMBANG BATU BARA DIDUGA KEMBALI BEROPERASI DI CIBOBOS, ENAM BLOK DISOROT — PERHUTANI DAN APARAT DIMINTA BERTINDAK TEGAS

by Achmad Khotib
27/10/2026
0

TABLOIDPILARPOST.COM | LEBAK, BANTEN — Dugaan kembali beroperasinya aktivitas pertambangan batu bara tanpa izin di Desa Cibobos, Kecamatan Bayah, Kabupaten...

Tujuh Tahun Temuan BPK Berulang, EKS NAPI Gelar Unjuk Rasa Desak Gubernur Banten Bertindak

Tujuh Tahun Temuan BPK Berulang, EKS NAPI Gelar Unjuk Rasa Desak Gubernur Banten Bertindak

by Achmad Khotib
27/10/2026
0

SERANG, 28 OKTOBER 2026 — TABLOIDPILARPOST.COM Perkumpulan Eks Narapidana Peduli Pembangunan Indonesia (EKS NAPI) merilis telaah terhadap tujuh Laporan Hasil...

Surat Pertama Diabaikan, LSM TAPAK BANTEN Layangkan Surat Klarifikasi Kedua ke Dinas PUPR Provinsi Banten: Soroti Dugaan Persekongkolan

Surat Pertama Diabaikan, LSM TAPAK BANTEN Layangkan Surat Klarifikasi Kedua ke Dinas PUPR Provinsi Banten: Soroti Dugaan Persekongkolan

by Achmad Khotib
27/10/2026
0

SERANG, BANTEN — TABLOIDPILARPOST.COM Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) TAPAK BANTEN secara resmi melayangkan Surat Klarifikasi Kedua kepada Kepala Dinas Pekerjaan...

Operasi Patuh Maung 2026 Digelar di Lebak, Satlantas Ingatkan Pengendara Utamakan Keselamatan

Operasi Patuh Maung 2026 Digelar di Lebak, Satlantas Ingatkan Pengendara Utamakan Keselamatan

by ARMAN MAN
27/10/2026
0

Lebak, (tabloidpilarpost.com) - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lebak menggelar Operasi Patuh Maung 2026 di wilayah hukum Polres Lebak, Senin...

Next Post
Gugatatan Perdata Petani versus PTPN IV Kertajaya Banjarsari Lebak kini Memasuki Persidangan Objek Pemeriksaan Lapangan

Gugatatan Perdata Petani versus PTPN IV Kertajaya Banjarsari Lebak kini Memasuki Persidangan Objek Pemeriksaan Lapangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Berita Populer

  • Cerita Diki Nugraha Pembina Utama Taksi Bluebird Bandung Barat, Ini Katanya

    Cerita Diki Nugraha Pembina Utama Taksi Bluebird Bandung Barat, Ini Katanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpol-PP KBB Tertibkan Baliho Tidak Berijin, Termasuk Baliho Hengki Kurniawan, Ini Kata Kasatpol PP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua DPC Organda Bandung Barat Menyesalkan atas Kurangnya Koordinasi dengan Bluebird

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korban Kecelakaan Kerja PT Migook Indonesia Dan Keluarga Akhirnya Sepakat Secara Kekeluargaan.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aroma Busuk Korupsi di Desa Cihaurkuning: Dana BUMDes Ratusan Juta Diduga Digondol!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

  • Daerah
  • Hukum
  • Informasi
  • Kasus
  • Keagamaan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pilar Bali
  • Pilar Banten
  • Pilar Jabar
  • Pilar Jakarta
  • Pilar Jambi
  • Pilar Jateng
  • Pilar Jatim
  • Pilar Kalimantan
  • Pilar Lampung
  • Pilar Maluku
  • Pilar NTB
  • Pilar NTT
  • Pilar Papua
  • Pilar Riau
  • Pilar Riou
  • Pilar Sulawesi
  • Pilar Sumatra Selatan
  • Pilar Sumatra Utara
  • Pilar Tangerang
  • Politik
  • Sosial
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Penawaran Pemasangan Iklan
  • Kontak Kami
Pasang Iklan : 0882-2436-0931

© 2021 tabloidpilarpost.com

  • Login
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olah Raga

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In