Karawang, (tabloidpilarpost.com) – Dewan Pimpinan Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPC FKDT) Kabupaten Karawang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama seluruh Kepala DTA se-Kabupaten Karawang, Rabu (11/12/2025). Kegiatan ini berlangsung di Hotel Brits Karawang dengan mengusung tema “Sinergitas Stakeholder untuk Mewujudkan Karawang Maju, Indonesia Emas 2045.”
Kepala Kementerian Agama Kabupaten Karawang, Dr. H. Sopian, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya Rakor tersebut. Ia menilai acara ini menjadi bukti nyata kekompakan dan kebersamaan seluruh pengurus serta insan DTA di Karawang.
“Saya sangat mengapresiasi Rakorcab DPC FKDT ini. Walaupun bersifat nonformal, acara dapat terselenggara dengan baik berkat kekompakan kita semua,” ujarnya.
Dalam penyampaiannya, Dr. Sopian menegaskan pentingnya Rakor tersebut sebagai wadah merumuskan metode peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, khususnya pada pendidikan madrasah DTA yang menjadi pelengkap pendidikan agama di sekolah formal.
“Pertemuan ini penting untuk menghasilkan metode peningkatan SDM, terutama dalam meningkatkan pendidikan di Madrasah DTA sebagai suplemen pendidikan agama bagi siswa SD,” jelasnya.
Ia menerangkan bahwa DTA menjadi lembaga penting dalam memperkuat pendidikan agama, mengingat di sekolah umum pelajaran agama hanya diberikan beberapa jam dalam seminggu. DTA hadir sebagai pelengkap dengan pembelajaran pada sore hari.
Dr. Sopian juga menyoroti perhatian Pemerintah Kabupaten Karawang yang telah memberikan dukungan melalui anggaran BOPN untuk meningkatkan mutu para guru DTA.
“DTA harus menjalankan tanggung jawab dengan disiplin. Pemerintah Daerah sudah memberi perhatian melalui BOPN. Ini harus dioptimalkan untuk meningkatkan mutu guru DTA,” tambahnya.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah atas dukungan yang telah diberikan selama ini kepada lembaga pendidikan nonformal seperti DTA.
Pada kesempatan tersebut, ia juga berharap seluruh pengurus DPAC FKDT tingkat kecamatan semakin aktif dan masif dalam menguatkan peran DTA di wilayah masing-masing.
“Ini penting untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya Madrasah DTA bagi generasi bangsa. Komunikasi dan sinergi lintas sektor sangat diperlukan untuk memperkuat lembaga ini,” ungkapnya.









