Karang Indah, (tabloidpilarpost.com) – Tim Ekspedisi Patriot IPB University menggelar pelatihan bertajuk “Penguatan Branding Produk Turunan untuk Meningkatkan Nilai Jual & Daya Saing Jeruk Siam Banjar” pada Rabu, 03 Desember 2025 di Balai Desa Karang Indah. Kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat transmigrasi dari Kawasan Transmigrasi Cahaya Baru di desa-desa Satuan Kawasan Pengembangan C (SKP C) yang menunjukkan antusiasme tinggi sepanjang pelatihan berlangsung, rabu (3/12/2025).
Pelatihan menghadirkan narasumber dari Universitas Lambung Mangkurat, Ibu Muzdalifah, S.P,. M.Sc., seorang dosen dengan keahlian di bidang sosial ekonomi pertanian, manajemen mutu, serta branding produk pertanian. Beliau dikenal aktif dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat sehingga materi yang disampaikan menjadi sangat aplikatif.
Dalam pemaparannya, Ibu Muzdalifah menekankan pentingnya memperkuat identitas produk dan mengembangkan diversifikasi olahan jeruk siam Banjar. “Branding yang kuat bukan hanya soal desain kemasan, tetapi bagaimana produk mampu memperlihatkan kualitas, cerita, dan keunikan lokalnya,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa “Jika kita mampu mengolah jeruk menjadi produk turunan yang bernilai tambah, peluang untuk menembus pasar yang lebih luas akan semakin terbuka.”
Sementara itu, Ketua Tim Ekspedisi Patriot IPB University, Ibu Intani Dewi, menyampaikan pentingnya memahami kebutuhan pasar sebelum menentukan jenis produk yang akan dikembangkan. “Sebelum membuat produk, kita harus terlebih dahulu melakukan survei pasar. Kita perlu tahu apa yang sebenarnya dibutuhkan dan diinginkan pasar sehingga produk yang kita hasilkan benar-benar memiliki peluang dan menjadi solusi bagi masyarakat,” tegasnya.
Sebagai penutup kegiatan, Tim Ekspedisi Patriot IPB University membagikan benih cabai kepada seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi dan souvenir kenang-kenangan. Proses pembagian ini dipandu langsung oleh Ibu Intani Dewi selaku ketua tim, yang berharap benih tersebut dapat menjadi awal bagi masyarakat untuk terus berinovasi dan mengembangkan potensi pertanian mereka.
Pelatihan ini menjadi bagian dari rangkaian akhir program tim ekspedisi patriot IPB University berupa pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada peningkatan kapasitas, inovasi usaha, serta pengembangan produk bernilai tambah di Kawasan Transmigrasi Cahaya Baru. Peserta berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk memperkuat perekonomian masyarakat transmigrasi berbasis komoditas unggulan daerah.









