Lebak,(tabloidpilarpost.com)- Suasana alam yang masih asli dan sejuk di wilayah Sajira–Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, kini menyisakan pemandangan baru setelah pembangunan Bendungan Karian merendam sejumlah kampung di dua kecamatan tersebut. Salah satu titik yang ramai diperbincangkan berada di Kampung Mekarsari, Sajira, menuju Kampung Nganceng, Cimarga.

Dulu, aliran Sungai Ciberang yang mengalir di kawasan itu hanya berukuran kecil. Namun kini, setelah genangan waduk meluas, wilayah tersebut tampak seperti lautan yang membentang luas. Perubahan drastis ini terlihat jelas dari tepi kampung, menghadirkan panorama air yang luas namun sekaligus menggambarkan besarnya dampak proyek nasional ini.
Untuk menyeberangi area yang telah menjadi perairan tersebut, warga masih mengandalkan perahu rakit bambu dengan mesin pendorong rakitan buatan masyarakat setempat. Perahu ini menjadi sarana utama untuk mobilitas harian, baik untuk bekerja, menuju kebun, maupun beraktivitas antar kampung.
Meski genangan waduk membawa wajah baru bagi kawasan Sajira dan Cimarga, sebagian warga masih beradaptasi dengan perubahan yang terjadi, terutama terkait akses transportasi dan pemindahan permukiman lama yang kini berada di dasar waduk.
Bendungan Karian sendiri merupakan proyek strategis nasional (PSN) yang nantinya berfungsi sebagai pengendali banjir, penyedia air baku, irigasi, dan sumber pembangkit listrik. Progres pembangunan yang berlanjut kini menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi masyarakat sekitar.
![]()









