Banten, (tabloidpilarpost.com) – Tabloid Pilar Post sebagai media cetak nasional mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap menjaga kondusivitas, persatuan, dan rasa kebersamaan di tengah dinamika sosial dan politik yang berkembang saat ini Senin 1 September 2025.
Krisna, Pimpinan Redaksi Tabloid Pilar Post, menegaskan media memiliki tanggung jawab moral untuk terus menyuarakan perdamaian serta mendorong agar setiap perbedaan pendapat dapat disampaikan dengan cara yang santun dan bermartabat.
“Kita semua harus belajar menahan diri, mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok maupun pribadi. Pilar Post hadir bukan hanya sebagai media informasi, tetapi juga sebagai perekat bangsa,” ujar Krisna.
Tabloid Pilar Post juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Semua pihak diimbau tetap mengedepankan dialog, musyawarah, dan jalan damai sebagai cara menyelesaikan persoalan.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Tabloid Pilar Post Banten, Achmad Khotib, menegaskan bahwa menjaga kondusivitas adalah tanggung jawab bersama.
“Banten adalah tanah jawara yang menjunjung tinggi persaudaraan. Saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya di Banten, untuk menjadi contoh dalam menjaga perdamaian dan persatuan. Jangan biarkan perbedaan memecah belah kita, justru jadikan perbedaan sebagai kekuatan bangsa,” tegas Achmad Khotib.
Hal senada juga disampaikan oleh Kang Seno, Kaperwil Tabloid Pilar Post Jawa Timur. Ia menilai peran media dan masyarakat sangat penting dalam meredam potensi gesekan sosial.
“Jawa Timur memiliki sejarah panjang dalam menjaga semangat gotong royong dan persatuan. Mari kita rawat nilai-nilai luhur itu dengan terus mengedepankan dialog, bukan konflik. Pilar Post siap menjadi garda terdepan dalam menyebarkan informasi yang menyejukkan,” ujar Kang Seno.
Dari kalangan pemuda, Arif Maulana, aktivis muda Banten, menekankan bahwa generasi muda harus ikut ambil bagian dalam menjaga stabilitas bangsa.
“Anak muda jangan hanya jadi penonton, tapi harus jadi pelopor perdamaian. Kita harus lebih bijak menggunakan media sosial agar tidak mudah termakan isu hoaks yang bisa memecah belah,” ungkap Arif.
Dalam momentum yang penuh tantangan ini, Pilar Post menyerukan solidaritas nasional agar Indonesia tetap damai, bersatu, dan mampu melewati berbagai ujian.
“Mari kita jaga kondusivitas bangsa demi masa depan Indonesia yang lebih baik,” tutup pernyataan resmi Tabloid Pilar Post.
—









