Bandung, (tabloidpilarpost.com) – Pejabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, lantik Ade Zakir Hasim Sekretaris Daerah sebagai Pejabat Bupati Kabupaten menggantikan Arsan latief , pada hari sabtu 15 juni 2024.betrmpat di gedung Sate pakuan Bandung.
Prosesi pengangkatan Ade Zakir Hasim sebagai Pejabat ( PJ) Bupati Bandung Bandung, tertuang dalam surat Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri kepada Pj Gubernur Jabar Nomor 100.2.1.3/4513/OTDA serta Keputusan Mendagri (Kepmen) Nomor 100.2.1.3-1308 tahun 2024 tentang pengangkatan Pejabat Bupati Bandung Barat.
Dalam kesempatan itu Pejabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin berpesan agar menjaga integritas dan melayani masyarakat Bandung Barat, karena sejatinya kunci utama dalam memimpin yaitu mengedepankan nilai-nilai kejujuran dan penuh dengan tanggung jawab menjaga kesejahteraan masyarakat.
Integritas adalah fondasi utama kepemimpinan, yang mengandalkan nilai kebenaran, kejujuran, dan transparansi dalam menghadapi berbagai tantangan. Tindakan dan keputusan harus selalu berpihak pada kepentingan masyarakat dan dilakukan dengan penuh tanggung jawab,” tambah bey Machmudin.
Dia juga menyebut bahwa, tugas utama sebagai kepala daerah yaitu memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya,
untuk dapat menyelesaian masalah yang ada dan fokus pada program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Terjun langsung dan mendengarkan aspirasi mereka merupakan bentuk dari pelayanan publik yang penting,” ucap dia.
Netralitas adalah cerminan kita dalam menjaga kepercayaan masyarakat dan stabilitas daerah, dalam menghadapi penyelenggaraan Pilkada serentak yang akan digelar 27 Nopember 2024 mendatangkan. Imbuhnya.
Terakhir Bey berharap Ade Zakir mewaspadai bencana terutama longsor dan pergerakan tanah yang cenderung rawan di Bandung Barat.
“Kepada Pj bupati tadi saya sampaikan selain (dalam pelantikan) masalah tanah bergerak di Bandung Barat. Banyak tanah bergerak bencananya,” sebutnya.
“Jadi harus ada edukasi kepada masyarakat supaya berhati-hati. Itu kan terjadi saat kemarau panjang kemudian hujan ya, mudah-mudahan tidak terjadi lagi. Kita menuju musim kemarau tapi kadang hujan walaupun tidak sering tapi lama bisa berbahaya. Hati hati terhadap bencana,” Tutup dia ( Han)
![]()









