Surabaya, (tabloidpilarpost.com) – Upaya meningkatkan kualitas dan daya saing produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Salah satunya melalui Workshop Peningkatan Kompetensi dalam Desain dan Informasi Kemasan Produk yang diselenggarakan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur di Harris Hotel Surabaya, pada 4–5 November 2026.
Mengusung tema “Kemas Kreatif, Nilai Tambah Melejit, UMKM Naik Kelas”, kegiatan ini melibatkan talenta dalam ekosistem Millenium Job Center (MJC) serta tenaga ahli East Java Super Corridor (EJSC).
Workshop tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta mengenai desain serta informasi kemasan produk. Hal ini dinilai penting karena kemasan tidak hanya berfungsi sebagai pelindung produk, tetapi juga menjadi salah satu unsur yang dapat meningkatkan nilai tambah dan daya saing UMKM di pasar.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan materi dari narasumber yang memiliki kompetensi di bidangnya. Penyampaian materi juga dikemas secara interaktif sehingga peserta memiliki kesempatan untuk bertanya, berdiskusi, dan menyampaikan kendala yang dihadapi dalam pengembangan desain kemasan produk.
Narasumber Junaidi turut memberikan informasi dan dukungan kepada peserta terkait pengembangan usaha. Sementara itu, Anton yang mewakili Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur menyampaikan bahwa peserta yang membutuhkan informasi lebih lanjut, termasuk mengenai akses permodalan usaha, dapat melakukan komunikasi dan konsultasi melalui pihak terkait.
Dalam sesi pemaparan, peserta juga diberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan narasumber agar materi yang disampaikan dapat dipahami secara lebih jelas dan aplikatif.
Apabila menghadapi kendala atau membutuhkan informasi lanjutan, peserta dapat melakukan konsultasi melalui EJSC yang berkantor di Jalan Juanda, Surabaya.
Peserta workshop berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. Keikutsertaan perwakilan dari berbagai daerah tersebut menunjukkan pentingnya peningkatan kompetensi desain kemasan bagi pelaku usaha maupun tenaga kreatif di daerah.
Salah satu peserta dari Kabupaten Mojokerto, Rony, yang berprofesi sebagai desainer grafis, turut memberikan pandangannya mengenai pentingnya desain kemasan dalam menghadapi persaingan pasar.
Menurutnya, kemasan produk perlu mendapat perhatian karena menjadi salah satu unsur yang dapat membangun daya tarik dan meningkatkan nilai jual produk UMKM.
Persaingan produk saat ini menuntut pelaku usaha untuk terus berinovasi, termasuk dalam memperhatikan tampilan visual, informasi produk, dan kualitas kemasan agar mampu bersaing dengan produk lainnya.
Melalui kegiatan ini, Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur diharapkan dapat memperkuat hubungan antara pelaku UMKM, desainer grafis, tenaga ahli, dan ekosistem pendukung usaha.
Kolaborasi tersebut menjadi penting agar pelaku UMKM tidak hanya menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga mampu menghadirkan kemasan yang menarik, informatif, dan sesuai dengan kebutuhan pasar.
Dengan peningkatan kompetensi desain dan informasi kemasan, UMKM di Jawa Timur diharapkan semakin siap menghadapi persaingan serta meningkatkan nilai tambah produknya.
Workshop ini menjadi salah satu langkah untuk mendorong UMKM naik kelas melalui kreativitas, inovasi, dan pemanfaatan tenaga profesional dalam pengembangan produk daerah.
![]()









