https://wa.me/message/BV47FMX3QBOIJ1 https://wa.me/message/BV47FMX3QBOIJ1
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Penawaran Pemasangan Iklan
  • Kontak Kami
Kamis, 5 November 2026
  • Login
Tabloid Pilar Post
ADVERTISEMENT
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olah Raga
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olah Raga
No Result
View All Result
Tabloid Pilar Post
No Result
View All Result
Home Pilar Jatim

Longsor Jurang Kreweng Ancam Nyawa Pengendara, Jalan Ambles! Warga Desak Bupati Malang Segera Turun Tangan

Akses Vital di Gedangan Terancam Putus, Warga Khawatir Kampung Terisolasi dan Akses Darurat Terganggu

Suryadi Eka Dharma by Suryadi Eka Dharma
05/11/2026
in Pilar Jatim
0
Longsor Jurang Kreweng Ancam Nyawa Pengendara, Jalan Ambles! Warga Desak Bupati Malang Segera Turun Tangan

Malang, (tabloidpilarpost.com) – Kondisi jalan raya di kawasan Jurang Kreweng, Dusun Sumbernanas, Desa Gedangan, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, kian mengkhawatirkan setelah sebagian bahu jalan mengalami longsor dan ambles akibat hujan deras pada Senin (2/11/2026).

Kerusakan yang menggerus sisi jalan menuju jurang tersebut kini menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengguna jalan. Jika tidak segera ditangani, longsor susulan dikhawatirkan memperparah kerusakan hingga berpotensi memutus akses transportasi warga.

Baca juga:

  • Rumah Warga di Wanasalam Nyaris Ambruk Diterjang Longsor, Keluarga H. Ono Terpaksa Mengungsi
  • Gara Gara Menabrak Pembatas Jalan Jembatan Longsor Balong Warga Pringgodani Tidak…

Pantauan awak media di lokasi pada Kamis (5/11/2026) menunjukkan kondisi jalan yang rawan. Arus kendaraan dari dua arah terpaksa diberlakukan sistem buka-tutup. Pengendara sepeda motor maupun mobil harus bergantian melintas untuk menghindari bagian aspal yang berada di dekat titik amblesan.

Situasi semakin berisiko ketika hujan kembali turun, terlebih kondisi penerangan jalan pada malam hari disebut warga masih minim.

Kepala Desa Gedangan, Hendrik Kridyanto, membenarkan bahwa lokasi longsor tersebut merupakan jalur vital bagi mobilitas dan aktivitas perekonomian masyarakat antarkecamatan.

Pemerintah desa bersama warga dan jajaran kepolisian telah melakukan langkah awal untuk mengantisipasi kecelakaan, termasuk memasang garis polisi serta membersihkan pasir dan material yang berpotensi membuat jalan licin.

“Kami dari pihak pemerintah desa bersama warga dan jajaran Polsek langsung memasang garis polisi di lokasi amblesan. Kami juga membersihkan sisa pasir dan material agar jalan tidak terlalu licin. Kami sangat berharap ada penanganan darurat yang cepat karena kerusakannya cukup parah,” ujar Hendrik.

Meski langkah pengamanan sementara telah dilakukan, warga menilai hal tersebut belum cukup. Mereka mendesak Pemerintah Kabupaten Malang melalui instansi teknis segera melakukan pemeriksaan dan penanganan agar kerusakan tidak semakin meluas.

Kekhawatiran juga disampaikan Supardi (45), warga Dusun Sumbernanas yang setiap hari melintasi jalur tersebut untuk beraktivitas ke pasar.

Ia mengaku was-was karena kondisi jalan yang ambles dinilai membahayakan, terutama pada malam hari ketika penerangan sangat terbatas.

“Kami sebagai masyarakat meminta kepada Bapak Bupati Malang untuk segera turun tangan memperbaiki jalan ini. Longsor ini sangat membahayakan nyawa pengendara yang lewat, apalagi kalau malam tidak ada penerangan yang cukup. Kalau dibiarkan terlalu lama tanpa perbaikan, kami takut jalan ini akan putus total dan desa kami terisolasi,” keluh Supardi.

Keluhan serupa disampaikan Rizal, warga setempat. Ia berharap Bupati Malang Sanusi segera memberikan perhatian terhadap kondisi jalan tersebut karena dampaknya tidak hanya dirasakan pengguna jalan utama, tetapi juga warga yang tinggal di kawasan bawah.

Menurut Rizal, akses menuju permukiman dan masjid cukup sempit. Kondisi tersebut dikhawatirkan menyulitkan mobilitas warga, terutama ketika ada masyarakat yang sakit dan membutuhkan akses transportasi darurat.

Ia meminta agar pemerintah tidak menunda penanganan karena keselamatan dan kebutuhan mobilitas masyarakat harus menjadi prioritas.

Hingga Kamis (5/11/2026), warga masih berharap adanya penanganan lebih lanjut dari Pemerintah Kabupaten Malang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang didesak segera menurunkan tim teknis untuk memeriksa kondisi tanah, struktur jalan, serta potensi longsor susulan.

Sementara itu, pihak Kepolisian Sektor Gedangan terus mengimbau pengendara agar mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, dan meningkatkan kewaspadaan saat melintasi kawasan Jurang Kreweng, khususnya ketika hujan turun.

Kini masyarakat menunggu langkah nyata pemerintah daerah. Persoalannya bukan sekadar kerusakan bahu jalan, melainkan keselamatan pengguna jalan dan keberlangsungan akses warga.

Jangan sampai penanganan baru dilakukan setelah jalan benar-benar terputus atau jatuh korban jiwa. Warga berharap pemerintah segera hadir dengan langkah darurat dan rencana perbaikan permanen yang terukur.

Loading

Tags: BPBD Kabupaten MalangBupati Malang SanusiDesa GedanganDinas Bina Margajalan amblesJurang KrewengKecamatan Gedanganlongsor Malang
https://wa.me/qr/YHEMUDHEIEQNP1
Previous Post

Keren! Siswa SD di Bengkulu Belajar STEM, Wali Kota Dedy Wahyudi Apresiasi Praktik Membuat Kompos hingga Teknologi Penyiram Tanaman

Next Post

Ketika Program Pemerintah Bermasalah, Mengapa Kepala Desa Selalu Berhadapan dengan Risiko Hukum?

Berita Lainnya

Ketika Program Pemerintah Bermasalah, Mengapa Kepala Desa Selalu Berhadapan dengan Risiko Hukum?

Ketika Program Pemerintah Bermasalah, Mengapa Kepala Desa Selalu Berhadapan dengan Risiko Hukum?

by Suryadi Eka Dharma
05/11/2026
0

Malang, (tabloidpilarpost.com)-  Program pemerintah sejatinya dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mulai dari bantuan sosial, ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi,...

Dinkop UMKM Jatim Gelar Workshop Desain Kemasan Produk di Surabaya, Dorong UMKM Naik Kelas

Dinkop UMKM Jatim Gelar Workshop Desain Kemasan Produk di Surabaya, Dorong UMKM Naik Kelas

by Dandy Ghony
05/11/2026
0

Surabaya, (tabloidpilarpost.com) - Upaya meningkatkan kualitas dan daya saing produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus dilakukan Pemerintah Provinsi...

Petani Sayur Pagelaran Malang Keluhkan Harga Pupuk Nonsubsidi Tembus Rp1,2 Juta, Modal Tanam Kian Berat

Petani Sayur Pagelaran Malang Keluhkan Harga Pupuk Nonsubsidi Tembus Rp1,2 Juta, Modal Tanam Kian Berat

by Suryadi Eka Dharma
05/11/2026
0

Malang, (tabloidpilarpost.com) -  Persoalan ketersediaan dan harga pupuk menjadi keluhan sejumlah petani hortikultura di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. Terbatasnya pupuk bersubsidi...

Longsor Terjang Mako Polsek Tirtoyudo Malang, Tembok Ruang Reskrim Jebol Dihantam Material Tanah

Longsor Terjang Mako Polsek Tirtoyudo Malang, Tembok Ruang Reskrim Jebol Dihantam Material Tanah

by Suryadi Eka Dharma
05/11/2026
0

Malang, (tabloidpilarpost.com) - Cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Malang bagian selatan memicu bencana tanah longsor....

Kapolres Malang Kukuhkan Dai Kamtibmas Desa se-Kecamatan Pagelaran, Perkuat Keamanan Berbasis Masyarakat

Kapolres Malang Kukuhkan Dai Kamtibmas Desa se-Kecamatan Pagelaran, Perkuat Keamanan Berbasis Masyarakat

by Suryadi Eka Dharma
04/11/2026
0

Malang, (tabloidpilarpost.com) - Upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan jajaran kepolisian di wilayah Kabupaten Malang. Kali ini, Polsek...

Sungai Ketawang di Malang Kotor dan Dipenuhi Sampah, Warga Khawatir Picu Banjir

Sungai Ketawang di Malang Kotor dan Dipenuhi Sampah, Warga Khawatir Picu Banjir

by Suryadi Eka Dharma
04/11/2026
0

Malang, (tabloidpilarpost.com) - Kondisi aliran Sungai Ketawang yang melintasi Desa Ketawang, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, dikeluhkan warga. Tumpukan sampah domestik...

Next Post
Ketika Program Pemerintah Bermasalah, Mengapa Kepala Desa Selalu Berhadapan dengan Risiko Hukum?

Ketika Program Pemerintah Bermasalah, Mengapa Kepala Desa Selalu Berhadapan dengan Risiko Hukum?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Berita Populer

  • Cerita Diki Nugraha Pembina Utama Taksi Bluebird Bandung Barat, Ini Katanya

    Cerita Diki Nugraha Pembina Utama Taksi Bluebird Bandung Barat, Ini Katanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpol-PP KBB Tertibkan Baliho Tidak Berijin, Termasuk Baliho Hengki Kurniawan, Ini Kata Kasatpol PP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua DPC Organda Bandung Barat Menyesalkan atas Kurangnya Koordinasi dengan Bluebird

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korban Kecelakaan Kerja PT Migook Indonesia Dan Keluarga Akhirnya Sepakat Secara Kekeluargaan.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aroma Busuk Korupsi di Desa Cihaurkuning: Dana BUMDes Ratusan Juta Diduga Digondol!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

  • Daerah
  • Hukum
  • Informasi
  • Kasus
  • Keagamaan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pilar Bali
  • Pilar Banten
  • Pilar Bengkulu
  • Pilar Jabar
  • Pilar Jakarta
  • Pilar Jambi
  • Pilar Jateng
  • Pilar Jatim
  • Pilar Kalimantan
  • Pilar Lampung
  • Pilar Maluku
  • Pilar NTB
  • Pilar NTT
  • Pilar Papua
  • Pilar Riau
  • Pilar Riou
  • Pilar Sulawesi
  • Pilar Sumatra Selatan
  • Pilar Sumatra Utara
  • Pilar Tangerang
  • Politik
  • Sosial
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Penawaran Pemasangan Iklan
  • Kontak Kami
Pasang Iklan : 0882-2436-0931

© 2021 tabloidpilarpost.com

  • Login
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olah Raga

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In