https://wa.me/message/BV47FMX3QBOIJ1 https://wa.me/message/BV47FMX3QBOIJ1
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Penawaran Pemasangan Iklan
  • Kontak Kami
Senin, 10 Agustus 2026
  • Login
Tabloid Pilar Post
ADVERTISEMENT
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olah Raga
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olah Raga
No Result
View All Result
Tabloid Pilar Post
No Result
View All Result
Home Pilar Banten

Dari Hama Jadi Cuan, Mahasiswa IPB Kenalkan “Pakan EMAS” di Desa Sukatani

Keong sawah yang selama ini dianggap mengganggu tanaman diolah menjadi bahan pakan alternatif untuk membantu menekan biaya budidaya ikan.

ARMAN MAN by ARMAN MAN
10/08/2026
in Pilar Banten
0
Dari Hama Jadi Cuan, Mahasiswa IPB Kenalkan “Pakan EMAS” di Desa Sukatani

Lebak, (tabloidpilarpost.com) Keong sawah selama ini lebih dikenal sebagai hama yang mengganggu tanaman di area persawahan. Namun, di tangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi IPB University 2026 Desa Sukatani, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, keong sawah justru diperkenalkan sebagai potensi sumber bahan pakan alternatif yang bernilai ekonomis.

Inovasi tersebut diperkenalkan melalui Workshop Pakan EMAS (Edukasi Manfaat Keong Sawah sebagai Pakan Alternatif) yang digelar Kamis, 30 Juli 2026, di Balai Desa Sukatani.

Baca juga:

  • Universitas Ciputra Makassar dan Pemkab Bantaeng Teken MoU Pengembangan Desa Kreatif
  • DPP LDII: Penghentian Impor Pangan Penting untuk Kemandirian Pangan

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKNT Inovasi IPB University di bidang peternakan dan perikanan, sekaligus menjadi upaya mendorong masyarakat agar mampu memanfaatkan potensi sumber daya lokal secara lebih produktif.

Workshop diikuti perangkat desa, pembudidaya ikan, kelompok tani, serta masyarakat Desa Sukatani.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan edukasi mengenai karakteristik keong sawah, potensi kandungan nutrisinya, hingga tahapan pengolahan sebelum digunakan sebagai bahan pakan.

Selama ini, keberadaan keong sawah di lahan pertanian kerap dianggap sebagai persoalan karena dapat mengganggu tanaman. Melalui pendekatan inovatif, mahasiswa KKNT mengajak masyarakat melihat keong sawah dari sudut pandang berbeda.

Bahan yang sebelumnya dianggap sebagai hama tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sumber bahan pakan alternatif apabila diolah dengan cara yang tepat.

Selain mudah ditemukan di lingkungan sekitar, pemanfaatan keong sawah juga berpotensi membantu mengurangi ketergantungan terhadap bahan pakan komersial sehingga biaya produksi budidaya ikan dapat ditekan.

Workshop Pakan EMAS tidak hanya berisi pemaparan materi. Peserta juga diajak mengikuti demonstrasi langsung proses pengolahan keong sawah.

Mahasiswa memperagakan sejumlah tahapan, mulai dari pembersihan, perebusan, pemisahan daging dari cangkang hingga pencacahan.

Demonstrasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman praktis kepada masyarakat mengenai proses pengolahan yang tepat sebelum bahan dimanfaatkan dalam kegiatan budidaya.

Peserta juga diberi kesempatan berdiskusi mengenai penerapan pakan alternatif tersebut sesuai dengan kondisi usaha budidaya ikan yang mereka jalankan.

Antusiasme masyarakat terlihat dalam sesi diskusi. Sejumlah peserta aktif menanyakan berbagai hal, mulai dari kandungan nutrisi, teknik pengolahan, penyimpanan hingga penerapannya dalam pemberian pakan ikan.

Program Pakan EMAS membawa pesan bahwa potensi ekonomi desa tidak selalu berasal dari sumber daya yang sejak awal memiliki nilai jual tinggi.

Keong sawah yang selama ini identik dengan hama justru dapat menjadi contoh bagaimana sumber daya yang tersedia di sekitar masyarakat bisa diolah menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat.

Konsep tersebut sejalan dengan semangat pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Melalui inovasi sederhana dan pengolahan yang tepat, sumber daya yang sebelumnya kurang dimanfaatkan dapat diarahkan untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.

Pemanfaatan keong sawah juga berpotensi memberikan manfaat ganda, yakni menyediakan alternatif bahan pakan sekaligus membantu mengendalikan keberadaan keong di area pertanian.

Mahasiswa KKNT Inovasi IPB University berharap pengetahuan yang diberikan melalui Workshop Pakan EMAS tidak berhenti setelah kegiatan selesai.

Masyarakat Desa Sukatani diharapkan dapat mengembangkan pengetahuan tersebut secara mandiri dan menyesuaikannya dengan kebutuhan usaha budidaya ikan masing-masing.

Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, kelompok tani, pembudidaya ikan, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mengembangkan potensi lokal secara berkelanjutan.

Program ini sekaligus menunjukkan bahwa pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dapat diarahkan pada inovasi yang sederhana, aplikatif, dan memiliki peluang memberikan nilai tambah.

Pakan EMAS bukan sekadar memperkenalkan keong sawah sebagai bahan pakan alternatif. Lebih dari itu, program tersebut mengajak masyarakat Desa Sukatani mengubah cara pandang terhadap potensi di sekitar mereka dari sesuatu yang dianggap mengganggu menjadi sumber daya yang dapat dimanfaatkan secara bijak dan berpotensi memberikan manfaat ekonomi.

 

Loading

Tags: Budidaya IkanDesa SukataniInovasi Desa Pakan AlternatifIPBU niversityKeong SawahKKNT IPBLebakPakan EMASPemberdayaan MasyarakatPotensi LokalWanasalam
https://wa.me/qr/YHEMUDHEIEQNP1
Previous Post

Clumprit Spectacular Carnival 2026 Sukses Pukau Ribuan Warga, Kreativitas Warga Malang Selatan Meledak!

Berita Lainnya

PEMBURUAN SATWA LIAR DI TANAH ULAYAT BADUY MAKIN MERESAHKAN

PEMBURUAN SATWA LIAR DI TANAH ULAYAT BADUY MAKIN MERESAHKAN

by Achmad Khotib
09/08/2026
0

Banten, (tabloidpilarpost.com) -   Aktivitas perburuan satwa liar di kawasan hutan yang berada di wilayah Tanah Ulayat Adat Baduy menjadi perhatian...

TB ATANG SOLIHIN: MEMBANGUN USAHA DENGAN INTEGRITAS, MENJAGA KEPERCAYAAN

TB ATANG SOLIHIN: MEMBANGUN USAHA DENGAN INTEGRITAS, MENJAGA KEPERCAYAAN

by Achmad Khotib
08/08/2026
0

Banten, (tabloidpilarpost.com) -  Membangun perusahaan bukan semata tentang mengejar pertumbuhan bisnis dan pencapaian ekonomi. Di balik perjalanan sebuah usaha, terdapat...

Turnamen Piala APDESI Cileles–BIL Grup Resmi Dibuka, Dorong Kolaborasi dan Sportivitas Pemuda

Turnamen Piala APDESI Cileles–BIL Grup Resmi Dibuka, Dorong Kolaborasi dan Sportivitas Pemuda

by Achmad Khotib
08/08/2026
0

LEBAK —tabloidpilarpost.com  Lapangan sepak bola Kadu Pocol, Desa Margamulya, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, Sabtu (8/8/2026), menjadi ruang bertemunya semangat olahraga,...

Achmad Khotib: HUT IWO ke-14 Momentum Perkuat Integritas, Profesionalisme, dan Solidaritas Insan Pers

Achmad Khotib: HUT IWO ke-14 Momentum Perkuat Integritas, Profesionalisme, dan Solidaritas Insan Pers

by Achmad Khotib
07/08/2026
0

Banten, (tabloidpilarpost.com) -  Kepala Perwakilan (Kaperwil) Banten Media Cetak dan Online Nasional Tabloid Pilar Post, Achmad Khotib, menyampaikan ucapan selamat...

Ki Bangkol Dukung Penuh Ketua DPC Badak Banten Rangkasbitung, Ajak Masyarakat Utamakan Keselamatan di Tanjakan Bang Arum

Ki Bangkol Dukung Penuh Ketua DPC Badak Banten Rangkasbitung, Ajak Masyarakat Utamakan Keselamatan di Tanjakan Bang Arum

by Achmad Khotib
07/08/2026
0

RANGKASBITUNG, LEBAK – tabloidpilarpost.com Kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan kembali menjadi perhatian berbagai elemen masyarakat. Menyikapi kembali terjadinya kecelakaan tunggal...

Jalan Tanjakan Bangarum Kembali Disorot, Warga Keluhkan Risiko Kecelakaan Truk Material; Hendrik GOBREG Desak Evaluasi Menyeluruh

Jalan Tanjakan Bangarum Kembali Disorot, Warga Keluhkan Risiko Kecelakaan Truk Material; Hendrik GOBREG Desak Evaluasi Menyeluruh

by Achmad Khotib
07/08/2026
0

LEBAK –tabloidpilarpost.com Kekhawatiran masyarakat terhadap keselamatan lalu lintas di Jalan Tanjakan Bangarum, Kabupaten Lebak, kembali mencuat. Jalur yang menjadi akses...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Berita Populer

  • Oknum Polisi Diduga Digerebek Bersama Polwan di Hotel Semarang, Kasus Ditangani Bidpropam Polda Jateng

    Oknum Polisi Diduga Digerebek Bersama Polwan di Hotel Semarang, Kasus Ditangani Bidpropam Polda Jateng

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Diki Nugraha Pembina Utama Taksi Bluebird Bandung Barat, Ini Katanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Istri Tewas Di Bunuh Oleh Suaminya Dengan Cara Di Bekap Dengan Bantal Dan Mulut Korban Di Sumpal Baso

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LMP Mada Sulsel Tegaskan Irwan Adnan Tidak Memiliki Legalitas, Ancam Tempuh Jalur Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pernikahan Secepat kilat Terjadi di Kabupaten Jeneponto Tepatnya di Desa Jombe Kecamatan Turatea

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

  • Daerah
  • Hukum
  • Informasi
  • Kasus
  • Keagamaan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pilar Bali
  • Pilar Banten
  • Pilar Jabar
  • Pilar Jakarta
  • Pilar Jambi
  • Pilar Jateng
  • Pilar Jatim
  • Pilar Kalimantan
  • Pilar Lampung
  • Pilar Maluku
  • Pilar NTB
  • Pilar NTT
  • Pilar Papua
  • Pilar Riau
  • Pilar Riou
  • Pilar Sulawesi
  • Pilar Sumatra Selatan
  • Pilar Sumatra Utara
  • Pilar Tangerang
  • Politik
  • Sosial
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Penawaran Pemasangan Iklan
  • Kontak Kami
Pasang Iklan : 0882-2436-0931

© 2021 tabloidpilarpost.com

  • Login
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olah Raga

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In