LEBAK —tabloidpilarpost.com Lapangan sepak bola Kadu Pocol, Desa Margamulya, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, Sabtu (8/8/2026), menjadi ruang bertemunya semangat olahraga, kebersamaan, dan kolaborasi masyarakat.
Turnamen Sepak Bola Piala APDESI Kecamatan Cileles yang berkolaborasi dengan BIL Grup resmi dibuka. Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi mencari prestasi di lapangan, tetapi juga menjadi ruang positif bagi generasi muda sekaligus memperkuat silaturahmi dan sinergi berbagai elemen masyarakat.
Pembukaan turnamen dihadiri unsur Muspika Kecamatan Cileles, jajaran APDESI Kecamatan Cileles, KNPI, Karang Taruna, panitia penyelenggara, tokoh pemuda, serta sejumlah elemen masyarakat.
Sementara itu, M. Nabil Jayabaya yang berhalangan hadir secara langsung menyampaikan dukungan dan apresiasinya melalui perwakilan, King Badak.
Ketua Panitia, Misbah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga turnamen tersebut dapat terselenggara.
Menurutnya, kegiatan olahraga memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar pertandingan. Di balik persaingan antartim, terdapat kesempatan untuk mempertemukan masyarakat, membangun komunikasi, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan.
“Turnamen ini bukan semata-mata ajang kompetisi untuk mencari potensi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan silaturahmi,” ujar Misbah.
Ia berharap seluruh peserta maupun pendukung dapat menjaga suasana pertandingan agar tetap aman, tertib, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.
APDESI Ingatkan Pentingnya Sportivitas
Ketua APDESI Kecamatan Cileles, Hery, turut mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan turnamen sebagai ajang menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menghormati lawan.
Menurut Hery, kemenangan memang menjadi bagian dari kompetisi. Namun, menjaga persaudaraan dan kondusivitas jauh lebih penting agar pertandingan tidak berubah menjadi sumber perselisihan.
Terlebih, turnamen tersebut digelar berdekatan dengan momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Jaga sportivitas. Bermain dengan pola yang cantik dan baik serta hindari pergesekan yang berpotensi menimbulkan keributan. Sedikit saja terjadi keributan, itu akan mencederai momentum menyambut 17 Agustus, Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” kata Hery, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Parungkujang.
Pesan tersebut menjadi penting karena sepak bola pada dasarnya bukan hanya tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah. Di tengah kompetisi, nilai persaudaraan, kedisiplinan, dan penghormatan terhadap sesama tetap menjadi bagian yang tidak terpisahkan.
Nabil Jayabaya Apresiasi Gagasan Pemuda Cileles
Dukungan juga datang dari M. Nabil Jayabaya. Melalui sambutan yang disampaikan King Badak, Nabil memberikan apresiasi kepada Misbah bersama seluruh panitia yang telah menggagas dan menyelenggarakan turnamen tersebut.
Nabil menilai kegiatan tersebut sebagai bentuk konkret kolaborasi antara berbagai unsur masyarakat, khususnya APDESI, KNPI, Karang Taruna, dan BIL Grup.
Menurutnya, sinergi semacam itu penting untuk terus dikembangkan agar kegiatan kepemudaan tidak hanya berlangsung secara seremonial, tetapi mampu memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkegiatan secara positif.
“Saya memberikan apresiasi kepada tokoh muda Cileles, Misbah, dan seluruh panitia. Ini merupakan momentum yang baik karena baru kali ini di Cileles digelar turnamen sepak bola Piala APDESI dan BIL Grup,” ungkap Nabil Jayabaya melalui perwakilannya, King Badak.
Nabil juga menyampaikan permohonan maaf karena belum dapat hadir secara langsung pada pembukaan turnamen. Kendati demikian, ia berharap kegiatan tersebut dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Lebih jauh, Nabil menyampaikan harapan agar kolaborasi antara berbagai elemen tersebut dapat terus berlanjut dan melahirkan kegiatan-kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Lebak.
“Insyaallah ke depannya BIL Grup dapat terus membangun kolaborasi yang bermanfaat dan saling memberikan ruang untuk kepentingan masyarakat Lebak,” tuturnya.
Olahraga sebagai Ruang Bersama
Turnamen Piala APDESI Cileles–BIL Grup pada akhirnya tidak hanya berbicara mengenai pertandingan di tengah lapangan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut memperlihatkan bagaimana olahraga dapat menjadi ruang bersama untuk mempertemukan pemerintah desa, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, pelaku usaha, dan generasi muda.
Di tengah kompetisi, ada pesan yang jauh lebih besar: bahwa perbedaan kepentingan dan latar belakang dapat dipertemukan melalui semangat kebersamaan.
Karena itu, keberhasilan turnamen tidak semata diukur dari tim yang keluar sebagai juara. Kesuksesan juga akan terlihat dari sejauh mana kegiatan tersebut mampu melahirkan persaudaraan, sportivitas, serta ruang positif bagi anak-anak muda Cileles.
Dengan semangat tersebut, Turnamen Piala APDESI Cileles–BIL Grup diharapkan menjadi langkah awal bagi lahirnya lebih banyak kegiatan olahraga dan kepemudaan yang produktif, sekaligus memperkuat kolaborasi untuk kemajuan masyarakat Cileles dan Kabupaten Lebak.









