Pandeglang,(tabloidpilarpost.com) – Forum Warga Bersatu Banten (Forwatu) bersama warga Bangkonol, didukung ribuan massa dari berbagai ormas, lembaga, dan masyarakat, akan menggelar aksi besar-besaran di Alun-alun Pandeglang hingga Pendopo Bupati. Aksi ini sebagai bentuk penolakan keras terhadap rencana pengiriman sampah dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bangkonol.14 Agustus 2025
Ketua Umum Forwatu Banten, Arwan, S.Pd., M.Si, menegaskan bahwa kebijakan tersebut mengancam kesehatan, kenyamanan, dan kelestarian lingkungan warga Pandeglang.
“Rencana ini jelas merugikan warga. Kami tidak akan tinggal diam melihat Bangkonol dijadikan tempat buang sampah. Ini bukan hanya soal lingkungan, tetapi soal martabat dan hak hidup layak masyarakat Pandeglang,” tegas Arwan.
Lima Dampak Negatif yang Diwaspadai
Forwatu Banten menguraikan lima dampak serius jika rencana tersebut dilaksanakan:
-
Kemacetan Lalu Lintas akibat meningkatnya jumlah truk pengangkut sampah.
-
Pencemaran Sungai yang berpotensi merusak ekosistem dan sumber air warga.
-
Bau Tak Sedap yang mengganggu kenyamanan hidup.
-
Ancaman Kesehatan dari potensi penyakit yang dibawa limbah.
-
Kerusakan Lingkungan yang sulit dipulihkan.
Aksi Damai dengan Tuntutan Tegas
Aksi akan dimulai pada Kamis, 14 Agustus 2025, di Alun-alun Pandeglang dan dilanjutkan long march menuju Pendopo Bupati. Massa akan membawa spanduk, poster, dan melakukan orasi untuk menuntut pembatalan rencana pengiriman sampah dari Tangsel ke Bangkonol.
“Kami siap berdiri di garis depan demi menjaga kesehatan, lingkungan, dan masa depan generasi Pandeglang,” tutup Arwan.
![]()









