Gowa, (tabloidpilarpost.com) – Tak ada kata puas apalagi berhenti Big Bos Gilang atau Cole masih berkeliaran santai untuk berbisnis solar ilegal di wilayah hukum Polda Sulsel yang sepertinya tak tersentuh hukum, seperti apa yang terlihat saat mobil bis mini grand max berplat DD 8897 RD lagi asyik membongkar barang minyak solarnya di salah satu gudang penampungan yang di ketahui pemiliknya seseorang yang biasa dipanggil pak haji di pinggiran sungai jeneberang
Dari pantauan awak media ini ketika berpapasan di salah satu jalan poros Makassar – Takalar, yang dicurigai sepertinya bermuatan yang diangkutnya sangatlah berat yang tak seperti berat mobil biasa lainnya setelah diikuti dan didapati sementara dalam pembongkaran beberapa jerigent yang diduga kuat isinya minyak solar tanpa dokumen yang jelas

Adapun dari wawancara dengan pengemudi yang tak mau menyebutkan namanya, bahwa hasil bawaannya ini diambil dari SPBU yang ada di Takalar yang ada di Sekitaran Desa Mangadu di Kabupaten Takalar dan hanya diperintahkan dari seseorang untuk mengantar dan membongkar digudang ini ucapnya
Setelah penulusuran lebih jauh lagi baik dari sipemilik mobil barang solar ilegal yang tanpa surat resmi dari pertamina atau instansi lain bahwa sipemilik benar menyuruh sopirnya untuk mengantar solar ilegal itu dan juga mengetahui dan mengiyakan itu mobil dan barangnya yang namanya di samarkan bernama Gilang yang ternyata adalah Bos Cole pemain lama yang dikenal memang banyak berkawan dan berteman dengan oknum APH dan Ormas serta LSM untuk kepentingan bisnis ilegalnya apalagi disekitarannya banyak juga pertemanannya dengan beberapa oknum wartawan
Lanjut,adapun dari si pemilik atau pengelola gudang penyimpanan solar ilegal yang dihubungi melalui telepon selulernya juga mengakui bahwa memang betul itu gudangnya untuk menyimpan barang minyak solar dan sekaligus disitu untuk menjual atau menyalurkan bagi ke pemesan baik untuk ke pengisian beberapa kapal nelayan maupun juga untuk ke perusahaan industri yang membutuhkan urainya
Setelah awak media Tpp ini mencoba mengkonfirmasi ke beberapa warga yang ada di sekitaran gudang penyimpanan solar ilegal tersebut mengatakan bahwa mobil itu dan gudang yang ada disitu sudah sangat sering keluar masuk tapi tak pernah tahu aktivitasnya apa yang dilakukan dan saking seringnya keluar masuk ke gudang yang dimaksud tapi tak berani bertanya apalagi ambil pusing dengan kerjaan orang tuturnya dan meminta awak media ini tak menyebutkan namanya sambil berlalu
Semoga dengan adanya pemberitaan ini para APH yang ada di Wilayah Polda Sulsel dan juga dari Pengawas Pertamina dapat memberikan perhatian lebih apalagi bisa memberikan efek jera ke para pemain solar ilegal ini yang sangat nyata sudah melakukan “Pelanggaran Hukum” yang mana telah mengambil yang bukan haknya karena solar bersubsidi itu sudah ada aturan mainnya sendiri dan harus memiliki izin yang jelas mulai dari mengambilnya,mengantarnya,menyimpannya dan mendistribusikannya karena ini negara hukum yang pengelolaannya wajib melaporkan dan membayarkan pajaknya ke pemerintah yang dapat merugikan negara
Ahmad Dg Rani Tpp/Sdj Tpp
![]()









