Malang, (tabloidpilarpost.com) – Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, terus berupaya memperkuat pembangunan desa melalui kepemimpinan Kepala Desa Didit Puji Leksono, S.Pt., S.H., M.H. Berbagai program yang menyentuh pelayanan publik, pemberdayaan pemuda, kesehatan masyarakat, hingga pengembangan pariwisata menjadi bagian dari upaya mendorong kemajuan desa.
Sejumlah pencapaian turut menjadi kebanggaan pemerintah dan masyarakat desa, di antaranya Lencana Desa Mandiri dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi serta penghargaan Paralegal Justice Award (PJA) dari Kementerian Hukum dan HAM RI, sebagaimana disebutkan dalam informasi yang disampaikan.
Sebagai kepala desa yang relatif muda, Didit menempatkan keterlibatan generasi muda, penguatan kesadaran hukum masyarakat, dan pelestarian identitas desa sebagai bagian penting dari pembangunan.
Didit menegaskan bahwa kemajuan desa tidak dapat dicapai hanya melalui kerja pemerintah desa. Partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, dinilai menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
“Kemajuan sebuah desa tidak bisa dicapai dengan bekerja sendiri. Saya selalu menekankan bahwa persatuan dan peran aktif generasi muda adalah kunci. Jika pemudanya maju, desanya pasti maju,” ujar Didit, Senin (2/11/2026).
Ia juga mengajak para pemuda agar tidak sekadar menjadi penonton, tetapi terlibat langsung dalam berbagai kegiatan pembangunan.
“Saya tidak butuh pemuda yang hanya tepuk tangan, saya butuh pemuda yang mau turun tangan langsung membangun tanah kelahirannya,” tegasnya.
Menurut Didit, penghargaan yang telah diraih bukanlah tujuan akhir, melainkan motivasi bagi pemerintah desa untuk terus meningkatkan disiplin, kualitas pelayanan, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Semua penghargaan dan pencapaian yang kita raih sejauh ini, seperti Lencana Desa Mandiri, bukanlah akhir dari tujuan. Ini adalah motivasi dan pengingat bagi kami di pemerintahan desa untuk terus bekerja keras, berdisiplin, dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati demi Srigonco yang lebih sejahtera,” tambahnya.
Salah satu upaya pelestarian budaya yang dilakukan Desa Srigonco adalah peluncuran buku The History of Srigonco. Buku tersebut mendokumentasikan asal-usul desa sebagai upaya menjaga warisan leluhur sekaligus memperkuat identitas masyarakat, terutama di kalangan generasi muda.
Dokumentasi sejarah desa diharapkan dapat menjadi sumber pengetahuan bagi masyarakat tentang perjalanan desa dan nilai-nilai yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya membangun kebanggaan terhadap identitas lokal di tengah perkembangan zaman dan meningkatnya aktivitas pariwisata di kawasan Malang Selatan.
Selain pembangunan fisik dan pelestarian sejarah, perhatian terhadap kesehatan warga turut menjadi bagian dari kegiatan masyarakat Desa Srigonco.
Kader kesehatan didorong untuk tetap kompak dan bersinergi dalam mendukung upaya menjaga kesehatan warga dari berbagai kelompok usia. Kegiatan yang disebutkan antara lain pemeriksaan kesehatan gratis dan senam bersama.
Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebugaran dan memantau kondisi kesehatan secara berkala.
Potensi pengembangan Desa Srigonco juga didukung oleh keberadaan kawasan wisata Pantai Balekambang dan perkembangan sejumlah destinasi lain di sekitarnya.
Dalam informasi yang disampaikan, pelebaran dan perbaikan jalan nasional pada ruas Gondanglegi hingga Simpang Balekambang menjadi salah satu proyek infrastruktur yang diharapkan mendukung aksesibilitas kawasan.
Selain itu, keberadaan sekolah rakyat (SR), KDKMP, serta proyek penyediaan air minum melalui PDAM turut disebut sebagai bagian dari perkembangan wilayah. Status, progres, dan manfaat masing-masing proyek perlu terus dipantau sesuai kewenangan instansi terkait.
Di sektor ekonomi, berkembangnya aktivitas wisata dinilai membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pasar, terutama melalui penjualan makanan, minuman, produk lokal, serta layanan bagi wisatawan.
Desa Srigonco juga memiliki potensi untuk mengembangkan kegiatan wisata yang lebih beragam, termasuk melalui destinasi Muara Paradise dan berbagai acara yang dapat menarik kunjungan wisatawan.
Salah satu agenda yang disebut akan digelar pada Desember 2026 adalah Srigonco Fun Run 2026, yang direncanakan berkolaborasi dengan pengelola pantai.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana promosi potensi desa sekaligus memperkenalkan kawasan wisata Srigonco kepada masyarakat yang lebih luas.
Jika terlaksana sesuai rencana, kegiatan olahraga dan pariwisata semacam ini berpotensi membuka ruang kolaborasi antara pemerintah desa, pengelola destinasi, komunitas, serta pelaku UMKM setempat.
Jadwal, konsep acara, dan mekanisme pendaftaran masih perlu dipastikan melalui informasi resmi penyelenggara.
Upaya pembenahan pelayanan juga mendapat tanggapan positif dari seorang perwakilan warga yang identitasnya tidak disebutkan dalam bahan informasi.
“Kami sebagai warga sangat merasakan perubahan positif sejak dipimpin oleh Pak Didit. Beliau tidak hanya muda dan energik, tetapi juga mau turun ke bawah mendengarkan langsung apa yang dibutuhkan warga. Pelayanan administrasi sekarang jauh lebih transparan dan cepat,” ungkapnya.
Warga tersebut juga mengapresiasi pendokumentasian sejarah desa yang dinilai dapat menumbuhkan kebanggaan generasi muda terhadap identitas daerahnya.
“Kami siap bergotong-royong mendukung program-program desa ke depan,” tambahnya.
Berbagai program dan potensi yang dimiliki Desa Srigonco menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, generasi muda, kader kesehatan, serta pelaku usaha lokal.
Tantangan selanjutnya adalah memastikan setiap program berjalan secara berkelanjutan, memberikan manfaat yang terukur bagi warga, dan didukung pelayanan publik yang transparan serta akuntabel.
Dengan semangat gotong royong dan pengembangan potensi lokal, Desa Srigonco diharapkan semakin berkembang sebagai desa yang mandiri, memiliki identitas budaya kuat, serta mampu memanfaatkan peluang ekonomi dari sektor pariwisata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.









