Bantaeng, (tabloidpilarpost.com) – Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, secara resmi membuka Pelatihan Da’i Terpadu Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bantaeng di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Sabtu (31/10/2026).
Mengusung tema “Mengokohkan Kompetensi Da’i Menuju Dakwah yang Wasathiyah”, kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, mulai 31 Oktober hingga 1 November 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng menyampaikan apresiasi kepada MUI Kabupaten Bantaeng atas penyelenggaraan pelatihan yang dinilai penting untuk memperkuat pembinaan keagamaan sekaligus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya para dai di daerah tersebut.
Bupati Bantaeng menilai peningkatan kompetensi dai muda semakin penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan yang membawa perubahan dalam kehidupan sosial masyarakat.
Menurutnya, para dai perlu memiliki kemampuan untuk menyampaikan pesan keagamaan secara tepat, bijaksana, dan relevan dengan tantangan yang dihadapi masyarakat, terutama generasi muda.
“Para dai muda harus mampu menjawab tantangan zaman. Dakwah tidak cukup hanya menyampaikan pesan-pesan keagamaan, tetapi juga harus mampu memberikan pencerahan, menyejukkan hati, serta membimbing masyarakat menuju kehidupan yang lebih baik,” ungkapnya.
Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan pelatihan tersebut untuk memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan berdakwah, serta memperkuat peran dai dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.
Pelatihan Da’i Terpadu ini diikuti peserta dari MUI tingkat kecamatan se-Kabupaten Bantaeng serta berbagai organisasi dan lembaga keagamaan.
Organisasi yang terlibat di antaranya Muhammadiyah, PCNU, Wahdah Islamiyah, DMI, BKMT, Aisyiyah, Muslimat NU, BKPRMI, Pemuda Muhammadiyah, GP Ansor, MDM, dan IDMI.
Keterlibatan berbagai organisasi tersebut diharapkan memperkuat sinergi antarlembaga keagamaan dalam meningkatkan kualitas dakwah serta membangun komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan.
Melalui pelatihan ini, para dai diharapkan mampu menghadirkan dakwah Islam yang moderat atau wasathiyah, mengedepankan kebijaksanaan, serta menumbuhkan nilai-nilai keagamaan dan akhlak mulia di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua MUI Kabupaten Bantaeng, Dr. Hamza Israil; Unit Intel Kodim 1410/Bantaeng, Letda Kav. Andi Reski, mewakili Dandim 1410/Bantaeng; serta Kabag Ren Polres Bantaeng, Kompol Salman Salam, mewakili Kapolres Bantaeng.
Hadir pula Ketua Baznas Kabupaten Bantaeng, A. Rakhmad Ab. Kr. Dode; Kasubag TU Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng, Sopyan Yasri, mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng; serta sejumlah tokoh agama dan undangan lainnya.
Penyelenggaraan pelatihan ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas sumber daya dai di Kabupaten Bantaeng, sehingga dakwah tidak hanya memperkuat pemahaman keagamaan, tetapi juga berkontribusi terhadap terciptanya kehidupan sosial yang damai, harmonis, dan saling menghormati.









