Malang, (tabloidpilarpost.com) – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan depan Rest Area Desa Clumprit, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (29/10/2026), sekitar pukul 08.45 WIB. Sepeda motor Honda GL Max berwarna hitam bertabrakan dengan mobil Toyota Avanza berwarna perak hingga pengendara motor terpental ke gerobak es oyen milik seorang pedagang.
Akibat kejadian tersebut, bagian depan mobil Avanza bernomor polisi N 1035 ADF dilaporkan mengalami kerusakan. Gerobak es oyen milik Samsul, warga Druju, juga terdampak hingga kacanya pecah. Sementara itu, pengendara sepeda motor mengalami luka dan harus mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi, kecelakaan bermula ketika sepeda motor GL Max melaju dengan kecepatan tinggi di sekitar lokasi kejadian. Pengendara disebut sedang menoleh ke arah Rest Area Desa Clumprit yang saat itu menjadi lokasi kegiatan peluncuran program Desa Berdaya.
Pada saat bersamaan, sebuah Toyota Avanza berwarna perak sedang berbelok untuk masuk ke area rest area. Tabrakan pun terjadi. Benturan tersebut menyebabkan bagian depan sebelah kiri mobil mengalami kerusakan, sedangkan pengendara motor terpental ke arah gerobak es oyen.
Sepeda motor yang terlibat juga dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian depan. Hingga berita ini disusun, nomor polisi sepeda motor dan identitas lengkap pengendaranya belum diketahui.
Samsul, pemilik gerobak es oyen yang berjualan di sekitar lokasi, mengaku terkejut ketika sepeda motor dan pengendaranya terpental ke arah gerobaknya.
“Saya sudah dari tadi di sini dan biasa jualan di sini. Tetapi, tiba-tiba ada sepeda motor menabrak mobil Avanza dan terpental ke sini. Kacanya hancur, sedangkan saya sendiri baru jualan setelah lama tidak berjualan. Saya mau minta ganti rugi ke siapa?” ungkap Samsul dengan nada pasrah.
Kerusakan gerobak tersebut menambah dampak kecelakaan bagi warga yang sedang mencari nafkah di sekitar lokasi.
Pengendara sepeda motor dilaporkan mengalami luka dan tidak mampu berdiri setelah kejadian. Ia kemudian dievakuasi menggunakan ambulans ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan penelusuran awak media di lokasi, persoalan yang timbul akibat kecelakaan tersebut disebut diselesaikan secara kekeluargaan dan para pihak tidak memperpanjang masalah.
Meski demikian, informasi mengenai kondisi terkini korban, besaran kerugian, serta kesepakatan ganti rugi atas kerusakan gerobak belum diperoleh secara terperinci.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan agar menjaga kecepatan dan selalu memperhatikan kondisi lalu lintas, terutama ketika melintasi kawasan yang ramai aktivitas masyarakat.
![]()









