Bantaeng, (tabloidpilarpost.com) – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bantaeng, Ny. Gunya Paramasukhaputri, secara resmi membuka kegiatan PUSPAGA (Pusat Pembelajaran Keluarga) Goes to Village di Kantor Desa Bonto Tiro, Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Bantaeng untuk memperluas akses edukasi kepada masyarakat, khususnya dalam membangun keluarga yang harmonis, berkualitas, dan sejahtera melalui penguatan pola asuh anak, pencegahan kekerasan dalam rumah tangga, serta peningkatan komunikasi yang sehat di lingkungan keluarga.
Dalam sambutannya, Ny. Gunya Paramasukhaputri menegaskan bahwa PUSPAGA memiliki peran penting sebagai pusat edukasi, konsultasi, konseling, dan pendampingan bagi keluarga.
“Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi benar-benar mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pola asuh yang positif, mendorong keluarga yang lebih tangguh, serta meningkatkan kepedulian masyarakat untuk mencegah dan melaporkan apabila terjadi kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ujarnya.
Menurutnya, keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter anak. Oleh karena itu, kehadiran layanan PUSPAGA di tingkat desa diharapkan mampu memberikan pendampingan yang lebih dekat kepada masyarakat.
Melalui program PUSPAGA Goes to Village, Pemerintah Kabupaten Bantaeng berharap dapat memperkuat fungsi keluarga sebagai fondasi utama dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang.
Usai membuka kegiatan, Ketua TP PKK Kabupaten Bantaeng juga meninjau proses produksi Kacang Tiras (Tiga Rasa), salah satu produk unggulan UMKM Desa Bonto Tiro. Produk olahan masyarakat tersebut dinilai memiliki potensi untuk terus dikembangkan guna meningkatkan nilai tambah ekonomi dan memperluas jaringan pemasaran.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Desa Bonto Tiro dengan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Sinoa Hj. Erny, Kepala Desa Bonto Tiro Arman, yang didampingi Ketua TP PKK Desa Bonto Tiro Hartuti, perangkat desa, kader PKK, mahasiswa KKN Unhas, serta masyarakat setempat.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, perguruan tinggi, dan masyarakat, diharapkan program PUSPAGA mampu meningkatkan kualitas ketahanan keluarga sekaligus mendorong tumbuhnya potensi ekonomi lokal sebagai bagian dari pembangunan desa yang berkelanjutan.









