Bantaeng, (tabloidpilarpost.com) – Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Dinas Pertanian menggelar Musyawarah Tudang Sipulung Tingkat Kabupaten Bantaeng dalam rangka mempersiapkan musim tanam Tahun 2027.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai 3 Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bantaeng, Rabu (22/7/2026), dengan mengusung tema “Menyatukan Persepsi dan Sinergi Strategis Menuju Pertanian Bangkit, Maju, dan Religius.”
Kegiatan dihadiri Bupati Bantaeng Muh. Fathul Fauzy Nurdin, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng Mahyudin, perwakilan Forkopimda, para camat, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta sejumlah pemangku kepentingan di sektor pertanian.
Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng menegaskan bahwa Tudang Sipulung bukan sekadar forum musyawarah, melainkan wujud nyata semangat kebersamaan dan kearifan lokal dalam menyusun arah pembangunan pertanian.
Menurutnya, sektor pertanian merupakan salah satu tulang punggung perekonomian daerah sekaligus memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan Kabupaten Bantaeng.
“Melalui forum Tudang Sipulung ini, kita menyatukan persepsi, menyusun rencana, serta menyinergikan langkah-langkah strategis pembangunan pertanian ke depan. Keberhasilan sektor pertanian tidak dapat dicapai sendiri, tetapi memerlukan kolaborasi seluruh pihak,” ujar Bupati.
Pemerintah Kabupaten Bantaeng juga menyatakan komitmennya untuk mendukung berbagai kebijakan dan program yang disepakati melalui forum tersebut.
Dukungan itu mencakup penyediaan benih unggul bersertifikat, penjaminan ketersediaan pupuk, peningkatan jaringan irigasi dan infrastruktur pertanian, fasilitasi akses permodalan, penerapan asuransi usaha tani, serta penguatan peran penyuluh dan kelembagaan petani.
Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan yang diwakili Kepala Bidang Tanaman Pangan, Syarifuddin, menilai Musyawarah Tudang Sipulung memiliki peran strategis dalam menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan.
Ia berharap forum tersebut mampu memperkuat sinergi dalam menyusun langkah pembangunan pertanian, sehingga Kabupaten Bantaeng semakin siap menghadapi musim tanam 2027.
“Melalui kolaborasi yang kuat, Pemerintah Kabupaten Bantaeng optimistis mampu mewujudkan sektor pertanian yang bangkit, maju, religius, dan berdaya saing sebagai fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan,” tuturnya.
Melalui forum tersebut, seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat menyatukan langkah dalam menghadapi musim tanam 2027, meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Bantaeng.









