Tabloidpilarpost.com Lebak – Komitmen memperkuat ekonomi kerakyatan kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Lebak. Bersama PT Agrinas Pangan Nusantara, pemerintah menyalurkan bantuan 34 unit truk operasional jenis Isuzu kepada Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang tersebar di berbagai wilayah desa.
Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Lebak, Senin (6 April 2026), dalam suasana penuh optimisme terhadap kebangkitan ekonomi desa.
Bupati Lebak, Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar bantuan kendaraan, melainkan langkah strategis dalam mempercepat peran koperasi sebagai pilar utama ekonomi masyarakat.
“Ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat bersama pemerintah daerah. Harapannya, koperasi desa mampu menjadi penggerak utama peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya dengan penuh keyakinan.
Menurut Hasbi, kehadiran armada operasional ini akan memperkuat sistem distribusi barang serta menunjang aktivitas usaha koperasi di tingkat desa. Namun demikian, ia mengingatkan agar seluruh pihak dapat menjaga amanah tersebut dengan baik.
“Setiap unit sudah dilengkapi teknologi GRM yang terhubung langsung dengan Kementerian Koperasi dan PT Agrinas Pangan Nusantara. Sistem ini bekerja layaknya black box pada pesawat, sehingga seluruh aktivitas dapat terpantau dan mencegah penyalahgunaan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Hasbi mendorong agar pengelolaan koperasi desa disesuaikan dengan potensi lokal masing-masing wilayah. Ia menilai, fleksibilitas ini akan membuka peluang pasar yang lebih luas dan menciptakan persaingan usaha yang sehat.
“Ketika ada kebutuhan masyarakat yang belum tersedia di pasar, koperasi harus hadir sebagai solusi. Dengan begitu, perputaran ekonomi di desa akan semakin hidup,” jelasnya.
Dalam aspek pembangunan, Bupati juga menekankan pentingnya legalitas lahan serta pemilihan lokasi strategis sebagai fondasi utama berdirinya koperasi yang berkelanjutan.
“Tidak boleh ada sengketa lahan. Semuanya harus bersertifikat dan memenuhi persyaratan. Selain itu, lokasi harus mudah diakses agar koperasi bisa berkembang dengan optimal,” tambahnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kabupaten Lebak juga akan memperkuat infrastruktur penunjang. Tahun ini, sebanyak 42 desa akan mendapatkan pembangunan jalan guna memperlancar distribusi dan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Tahun ini, 42 desa akan mendapat pembangunan jalan dari pemerintah pusat sebagai bagian dari penguatan konektivitas desa,” ungkapnya.
Sementara itu, Dandim 0603/Lebak, I Gede Mahendra Subrata, menegaskan komitmen TNI dalam mengawal percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di wilayah Lebak.
Ia menyampaikan, progres pembangunan menunjukkan capaian yang cukup signifikan dengan tahapan yang terukur.
“Alhamdulillah, hingga saat ini pembangunan telah mencapai 28 titik yang selesai 100 persen. Dari target 344 titik, progres portal pembangunan sudah mencapai 79 persen, sementara progres fisik berada di angka 69 persen,” paparnya.
Dandim memastikan, seluruh proses pembangunan akan terus dikawal agar berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
“Kami akan terus mengawal agar seluruh program berjalan tepat waktu. Cuaca yang cukup bersahabat juga menjadi faktor pendukung percepatan pembangunan. Mohon doa dari semua pihak agar semuanya berjalan lancar,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, kendala terkait lahan yang sebelumnya menjadi hambatan kini berangsur terselesaikan melalui proses birokrasi yang melibatkan berbagai pihak.
“Permasalahan lahan, khususnya yang berkaitan dengan Perhutani, sebagian besar sudah dalam proses penyelesaian melalui KPH Banten hingga ke Kementerian Kehutanan,” jelasnya.
Menurutnya, apabila seluruh aspek perizinan telah terpenuhi secara hukum, maka pembangunan dapat segera direalisasikan tanpa hambatan.
“Jika seluruh izin telah terpenuhi secara de jure, maka secara de facto pembangunan bisa langsung dilaksanakan,” tegasnya.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, serta berbagai pihak terkait, program Koperasi Desa Merah Putih diharapkan mampu menjadi tonggak kebangkitan ekonomi desa, sekaligus menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi masyarakat Kabupaten Lebak.
( Achmad Khotib Kaperwil Banten)









