Malang, (tabloidpilarpost.com) – Suasana pagi di kawasan pesisir selatan Kabupaten Malang, tepatnya di Pantai Balekambang, Kecamatan Bantur, tampak berbeda dari hari biasanya. Di tengah persiapan ribuan umat Hindu dari Malang Raya dan luar kota yang akan melaksanakan rangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948/2026, jajaran aparat keamanan menggelar apel gabungan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Apel kesiapan pengamanan tersebut dimulai tepat pukul 07.00 WIB pada Sabtu (14/03/2026) di halaman depan Kantor Pengelola Pantai Balekambang. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Bantur, AKP Totok Suprapto, S.H., serta diikuti personel gabungan dari unsur Polri, TNI, pecalang, tim SAR, dan unsur pengamanan lainnya.
Dalam arahannya, AKP Totok Suprapto menegaskan kepada seluruh personel yang terlibat agar mengutamakan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memastikan jalannya rangkaian ibadah berlangsung aman dan tertib.
“Rekan-rekan sekalian, upacara Jalanidhipuja adalah ritual suci yang sakral. Saya minta pengamanan dilakukan secara humanis namun tetap waspada. Fokus pada pengaturan arus lalu lintas di jalur rawan, keamanan parkir, serta perhatikan keselamatan umat di pesisir pantai, mengingat potensi ombak laut selatan,” ujar AKP Totok Suprapto saat memberikan pengarahan kepada peserta apel.
Kapolsek juga menekankan pentingnya sinergitas antar unsur pengamanan dalam mengantisipasi berbagai potensi kerawanan, baik dari sisi keamanan umum maupun kemungkinan terjadinya bencana alam, mengingat kondisi cuaca di kawasan pesisir yang kerap berubah secara cepat.
Usai apel, seluruh personel langsung menempati pos-pos pengamanan yang telah ditentukan. Penempatan personel dilakukan di sejumlah titik strategis, mulai dari area Pura Amarta Jati, pintu masuk kawasan Pantai Balekambang, hingga bibir pantai yang menjadi lokasi prosesi larung sesaji dalam rangkaian upacara Jalanidhipuja.
Kapolsek Bantur menegaskan bahwa langkah pengamanan tersebut dilakukan demi menjamin kekhidmatan umat Hindu dalam melaksanakan persembahyangan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang berada di kawasan wisata tersebut.
“Pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri bersama seluruh pihak terkait dalam menjaga toleransi antar umat beragama serta memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman di wilayah hukum Polsek Bantur,” ungkap AKP Totok Suprapto saat dikonfirmasi pada Minggu (15/03/2026).









