Karawang, (Tabloidpilarpost.com), Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI) Kabupaten Karawang menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) XII di Hotel Swiss-Belinn Karawang, Selasa (11/2/2026). Dalam forum tersebut, Yayat Hidayatulloh terpilih secara aklamasi sebagai Ketua GAPENSI Karawang periode 2026–2031.
Muscab XII kali ini mengangkat tema “Transformasi GAPENSI Membangun Karawang”, yang menegaskan komitmen organisasi dalam memperkuat kapasitas dan profesionalisme pelaku jasa konstruksi di tengah pesatnya pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Yayat Hidayatulloh menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi lima tahun ke depan.
“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan. Ini adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Saat ini kepengurusan telah mencapai 87 anggota, dan ini menjadi modal besar untuk melakukan transformasi organisasi yang lebih solid, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujarnya.
Dengan kekuatan 87 anggota, GAPENSI Karawang dinilai memiliki fondasi kuat untuk melakukan pembenahan internal sekaligus memperluas peran strategis dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Kabupaten Karawang.
Yayat menegaskan bahwa kepemimpinannya akan berfokus pada peningkatan kapasitas anggota, penguatan kualitas dan integritas pelaku jasa konstruksi, serta mempererat kemitraan strategis dengan Pemerintah Kabupaten Karawang.
“Langkah ini krusial untuk memastikan setiap proyek pembangunan berjalan transparan, akuntabel, dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, tema transformasi yang diusung dalam Muscab XII bukan sekadar slogan, melainkan menjadi momentum pembaruan organisasi dari sisi manajemen, tata kelola, hingga kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan di Karawang.
Melalui kepemimpinan baru ini, GAPENSI Karawang diharapkan semakin adaptif terhadap dinamika industri konstruksi serta mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas dan berdaya saing.









