Tumpakrejo (tabloidpilarpost. com),– Keresahan mendalam dirasakan oleh warga masyarakat Desa Tumpakrejo. Jalan utama yang merupakan wewenang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan menjadi urat nadi perekonomian serta aktivitas sehari-hari warga, kini kondisinya hancur lebur bak kubangan gajah saat hujan bahkan warga masyarakat sempat ngluruk Kades Miselan agar jalan segera diperbaiki .
Hal yang nyata di sampaikan oleh warga masyarakat dan tokoh masyarakat serta Kepala Desa Tumpakrejo Bapak Miselan saat pada hari Sabtu(24/01/2026) tim nasional nvestgasi lapangan awak media berada di kediamannya.
Didik salah satu warga Desa menyampaikan warga masyarakat sini kan mata pencarian mayoritas petani dan ternak kami melewati jalan di sini sering kepleset saat musim hujan dan banyak kubangan gajah atau seperti kolam susu dan bisa lihat sendiri saat cari rumput masyarakat di sini baik bersama istri dan anak gonceng naik sepeda motor bawa rumput di atasnya ada anak kami atau istri yang ikut duduk di atas rumput yang kita bawa.
Salah satu tokoh masyarakat Tumpakrejo Senimin ,” kita ini sering mengadu kepada Kepala Desa meski kita sadari itu jalan Kabupaten tetapi berharap lobi orang orang atas agar segera di perbaiki.
Miselan Kepala Desa Tumpakrejo sebagai salah satu Terbaik Kecamatan Gedanganmengungkapkan ,”Kami selaku pemerintah desa sebagai pelayan masyarakat desa Tumpakrejo ,saya selaku mengajukan dan menyampaikan perkembangan di desa kami kepada pemerintahan Kabupaten sebagai pimpinan kami terutama di jalan K 1.
Labuh lanjut beliau menjelaskan karena di jalan itu sudah terbangun KDMP akan tetapi jalannya masih berlubang lubang dan bahkan keliatan batunya sepanjang 1 km.
Miselan juga mempertegas di situ juga ada sebuah sekolah SDN 4 Wonogoro untuk pendidikan sehingga sangat membutuhkan jalan karena bukan saja untuk pendidikan juga akses perekonomian, kesehatan dan pertanian itu bisa terjangkau dengan jalan .
Sehingga rakyat bisa menikmati arti kemerdekaan yang slogannya Makang ini makmur dan ini juga sudah di sampaikan kepada Dinas dinas terkait .
Tanggapan Dinas Bina Marga Kabupaten Malang menurut Kades Miselan ,” akan di sampaikan kepada pimpinan karena tidak telpon ke Pak Kadis tidak ketemu karena ada rapat dengan DPRD Kabupaten namun pernah di survey dan dibukur oleh petugas Bina Marga ajan di bangun kurang lebih 400 meter dengan lebar 5 meter karenajalan Poris dan jalan kabupaten untuk meningkatkan perekonomian
Harapan beliau karena ini tahun 2026 dengan adanya KDMP dan dengan adanya SD kami yang di pinggiran bahkan perbatasan dengan benua Australia kamibini garda terdepan depan tapi jalannya tolong diperhatikan dan kami mewakili masyarakat kami yang datang ke sini bukan 1 atau 2 orang saja bertanya pak jalannya rusak gini kok tidak di perbaiki dan kepala desa selalu mendapat tuntutan .
Kondisi jalan yang penuh lubang dalam, berlumpur saat hujan, dan berdebu saat panas ini dan jalan rusak parah ini tidak hanya menghambat mobilitas ekonomi, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pelajar dan warga yang hendak berobat bahkan dulu sempat warga kesal aksi Warga sebagai bentuk protes atas lambatnya penanganan, warga sempat melakukan aksi spontan seperti menanam pohon pisang di tengah jalan sebagai simbol kejengkelan terhadap minimnya perhatian pemerintah Kabupaten.
(Surya)
![]()









