Malang, (tabloidpilarpost.com) – Menyusul pemberitaan mengenai dump truk merah yang terguling di Jalan Nasional Suwaru, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang pada 4 Desember 2025 akibat dugaan jalan ambles dan kualitas konstruksi buruk, pihak PT Jakon memberikan klarifikasi.
Pelaksana lapangan PT Jakon, Santur, melalui pesan singkat WhatsApp menyampaikan bahwa secara desain, saluran di lokasi tersebut memang berupa saluran terbuka, tanpa penutup.
“Secara desain jalan di lokasi itu saluran terbuka, artinya tidak ada saluran pakai tutup. Kemarin, saat proses pembangunan, warga meminta agar saluran itu diberi tutup. Jadi kami beri. Secara fungsi dan beban maksimal penutup itu kami tidak mendapatkan info,” terang Santur seraya meminta agar pemberitaan sebelumnya diluruskan.
Sementara itu, salah satu pihak proyek, Irawan, mengungkapkan bahwa pihaknya turut membantu evakuasi dump truk yang terguling tersebut.
“Waktu kejadian, dump truk itu kami bantu evakuasinya dengan armada kami,” ujarnya.
Di sisi lain, Rohman, pemilik dump truk merah yang terguling, memberikan tanggapannya setelah menerima informasi dari pihak pelaksana proyek.
“Saya tidak minta ganti rugi, anggap saja ini musibah. Yang rusak hanya bemper dump truk. Tapi saya berharap pihak proyek segera memperbaiki karena mengganggu aktivitas kami dan warga. Mereka bilang tidak buruk, tetapi faktanya cor penutup saluran itu ambles,” tegas Rohman, 6 Desember 2025.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tindak lanjut dari pihak pelaksana proyek terkait perbaikan jalan ambles tersebut.









