Banjarnegara,(tabloidpilarpost.com) — Proses pencarian korban pascalongsor di Kecamatan Pandanarum memasuki hari ketiga dengan sejumlah perkembangan signifikan. Dalam evaluasi yang digelar bersama unsur TNI, Polri, Basarnas, BPBD, dan relawan, petugas melaporkan bahwa sebanyak 41 warga berhasil ditemukan selamat setelah sebelumnya bertahan di area hutan.
Selain temuan warga selamat, tim gabungan juga mengevakuasi dua korban dalam kondisi meninggal dunia di lokasi dan satu korban meninggal dunia di rumah sakit, sehingga total tiga korban dinyatakan meninggal pada H+3.
Korban & Kondisi di Lapangan
Kalak BPBD Banjarnegara menyebutkan bahwa sebanyak 48 rumah diperkirakan tertimbun material longsor. Banyaknya warga yang berhasil ditemukan selamat memberikan kabar baik bagi tim penyelamat, namun proses pencarian masih terus dilakukan mengingat masih ada puluhan orang yang diperkirakan tertimbun di beberapa titik.
Rapat evaluasi hari ini dihadiri oleh Wakapolres Banjarnegara, perwakilan Kodim, Bakop Polresta, Kepala Basarnas Semarang P. Budiono, Korpos Basarnas Wonosobo, Kalak BPBD Banjarnegara, Danramil, serta perwakilan relawan.
Pembagian Tiga Sektor Pencarian
Operasi SAR dibagi menjadi tiga sektor utama untuk mempercepat proses pencarian:
1. Sektor A (Zona Merah)
- Sasaran: 3 rumah, estimasi 17 korban
- Danru: Arif Yulianto
- Safety Officer: Basarnas
- Catatan: Sektor A ditetapkan sebagai zona merah karena area yang terkepung dan potensi longsor susulan.
2. Sektor B
- Sasaran: 1 rumah, estimasi 6 korban
- Danru: TNI Kodim
- Safety Officer: Basarnas
- Memiliki jalur evakuasi menuju pemukiman.
3. Sektor C
- Sasaran: 1 rumah, estimasi 4 korban
- Danru: Polres Banjarnegara
- Safety Officer: Basarnas
- Telah disiapkan tali evakuasi untuk mempermudah akses penyelamatan.
Rencana Operasi SAR Gabungan (Opsargab)
Tim SAR gabungan akan memulai operasi lebih awal karena prediksi hujan turun pada siang hari yang dapat membahayakan petugas.
- Apel pagi dijadwalkan pukul 07.00 WIB.
- Tim Geologi dan KINEN akan melakukan pengecekan sebelum apel dimulai.
- Assessment kondisi tanah ditargetkan selesai pukul 06.30 WIB.
- Empat unit alat berat sudah diterjunkan untuk mempercepat pencarian.
- Alat penyedot air (alkon) sangat dibutuhkan, saat ini baru tersedia sembilan unit.
- Jalur evakuasi korban dari sektor A, B, dan C diarahkan ke zona aman di bawah Sektor C.
Penanganan Berlanjut
Pemerintah daerah bersama tim gabungan terus melakukan upaya maksimal untuk meminimalkan risiko dan mempercepat pencarian. Ancaman hujan dan kondisi tanah yang tidak stabil menjadi tantangan utama, sehingga disiplin keselamatan dan koordinasi antar lembaga menjadi prioritas.
Longsor besar yang melanda Pandanarum ini menjadi perhatian serius di Banjarnegara, mengingat wilayah tersebut kerap mengalami kejadian serupa saat curah hujan tinggi.
Senoaji
![]()









