Jakarta,(Tabloidpilarpost.com) –
Harga emas batangan di pasar domestik bergerak sideways pada perdagangan Selasa (4/11/2025), di tengah sikap hati-hati pelaku pasar global yang menanti rilis data ekonomi Amerika Serikat (AS). Kondisi ini membuat harga emas hanya mengalami perubahan tipis dibandingkan hari sebelumnya.
Berdasarkan data dari PT Aneka Tambang Tbk (Antam), harga emas 24 karat berada di kisaran Rp2.286.000 per gram, naik tipis sekitar Rp8.000 dari posisi perdagangan Senin (3/11/2025). Sementara harga buyback atau pembelian kembali oleh Antam tercatat di level Rp2.170.000 per gram.
Kenaikan terbatas tersebut sejalan dengan pergerakan harga emas dunia yang juga stagnan di kisaran US$2.385 per troy ounce. Investor global memilih menahan transaksi besar sambil menunggu kejelasan data inflasi dan kebijakan suku bunga The Federal Reserve.
“Pasar masih menanti arah kebijakan moneter AS. Jika The Fed menahan suku bunga, emas bisa kembali menguat, tetapi jika ada sinyal kenaikan suku bunga lanjutan, harga bisa kembali tertekan,” ujar analis komoditas Treasury ID, Dwi Pranata.
Di sisi lain, nilai tukar rupiah yang relatif stabil terhadap dolar AS juga turut menjaga harga emas di pasar domestik. Permintaan dari sektor perhiasan dan investor ritel masih terjaga menjelang musim liburan akhir tahun.
Beberapa toko emas di Jakarta, seperti Laku Emas dan Raja Emas, melaporkan pergerakan harga yang berbeda-beda. Di Laku Emas, harga emas 24 karat naik Rp5.000 per gram, sedangkan di Raja Emas justru turun Rp3.000 per gram karena stok lama masih tersisa.
Pengamat ekonomi menilai, pergerakan sideways ini merupakan fase konsolidasi menjelang arah pasar berikutnya. “Emas masih menjadi instrumen lindung nilai yang menarik, terutama di tengah ketidakpastian global dan tensi geopolitik,” kata Dwi menambahkan.
Dengan volatilitas yang rendah, para investor disarankan tetap memantau faktor eksternal seperti pergerakan dolar AS, inflasi global, dan permintaan fisik dari Asia, terutama India dan China yang biasanya meningkat menjelang akhir tahun.
Senoaji









