Musi Rawas,(Tabloidpilarpost.com) – Keberhasilan Jihan Febiola, siswi SMP Negeri HTI Bumi Makmur, meraih juara dalam lomba bernyanyi lagu daerah di ajang Pekan Budaya “La Serasan Sekantenan” Tahun 2025, menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah, guru pembina, serta masyarakat Kabupaten Musirawas.
Kegiatan tahunan yang digelar oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Kabupaten Musi Rawas ini berlangsung selama dua hari, 14–15 Oktober 2025, di Taman Beregam, Kecamatan Muara Beliti.
Ajang bergengsi tersebut diikuti oleh pelajar tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Musi Rawas, yang menampilkan berbagai cabang lomba seni dan budaya daerah.
Dalam kesempatan ini, Jihan Febiola tampil memukau membawakan lagu daerah khas Musi Rawas dan berhasil menyabet juara lomba bernyanyi lagu daerah tingkat kabupaten, serta menerima piala dan hadiah pembinaan dari Disbudpar Musi Rawas.
Di balik prestasi tersebut, ada sosok Neryani, S.Pd.Gr., guru honor sekaligus pembina seni dan guru Bahasa Inggris di SMPN HTI Bumi Makmur. Dengan penuh semangat dan kesabaran, ia membimbing siswinya sejak masa latihan hingga ke panggung lomba.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas keberhasilan siswi kami. Ini menjadi motivasi agar SMPN HTI Bumi Makmur semakin dikenal bukan hanya di tingkat kabupaten, tetapi juga di tingkat provinsi,” ujar Neryani penuh haru.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada kepala sekolah dan seluruh dewan guru yang telah mendukung penuh kegiatan seni dan budaya di lingkungan sekolah.
“Terima kasih atas dukungan dan doa dari semua pihak. Hasil ini menjadi bukti bahwa kerja keras dan ketulusan mendidik tidak pernah sia-sia,” tambahnya.
SMP Negeri HTI Bumi Makmur memang dikenal aktif mengikuti berbagai lomba yang digelar oleh dinas terkait setiap tahunnya. Keberhasilan tahun ini menjadi catatan positif bagi sekolah untuk terus mendorong siswa-siswinya berprestasi, khususnya di bidang seni dan budaya.
Sementara itu, kegiatan Pekan Budaya “La Serasan Sekantenan” Tahun 2025 dibuka secara resmi oleh Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Mahmud bersama Wakil Bupati H. Supriyitno.
Keduanya berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana pelestarian budaya sekaligus ruang ekspresi bagi generasi muda.
“Alhamdulillah, walau hasilnya sederhana, tetapi ini buah dari kesabaran dan ketekunan. Yang terpenting adalah semangat anak-anak untuk terus berkarya,” tutup Neryani dengan senyum bangga.
Catatan Redaksi
Prestasi Jihan Febiola dan dedikasi Neryani, S.Pd.Gr. menjadi bukti bahwa semangat mengajar dan membina tidak mengenal status kepegawaian. Guru honor pun mampu mencetak prestasi besar jika diberi ruang, dukungan, dan kepercayaan.









