Banten, (tabloidpilarpost.com) – Program P3-TGAI adalah Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi. Program ini merupakan program padat karya tunai yang bertujuan untuk memperbaiki, merehabilitasi, atau meningkatkan jaringan irigasi dengan melibatkan peran serta masyarakat petani.
Program ini dilaksanakan oleh Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC3).
Usulan mengenai BBWSC3 atau Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian dapat melalui Komisi V DPR RI, karena Komisi V DPR RI membidangi infrastruktur dan pekerjaan umum, yang juga relevan dengan wilayah kerja BBWSC3 dan sudah pernah melakukan kunjungan kerja spesifik terkait proyek BBWSC3.
Program baik ini dicoreng oleh issue dugaan pemotongan yang akan disetorkan ke Tim Aspirator dengan angka fantastis.
Presidium Forwatu Banten menyayangkan program P3TGAI selalu diwarnai dengan tindakan pungli yang merugikan Masyarakat.
“Potongan Fantastis ini mengemuka setiap tahun, dan di tahun ini per titik lokasi yang diketahui oleh Tim Khusus Forwatu Banten adalah kisaran antara 40 hingga 60 Juta Rupiah. Anggaran 195 juta untuk membangun Irigasi disedot oleh potongan yang wajib diberikan oleh Kelompok P3A kepada Pengusul (Aspirasi).” Papar Arwan.
Kejahatan semacam ini tidak boleh dibiarkan, Presiden Prabowo harus tahu bahwa perilaku semacam ini harus digergaji! Bukti Rekaman Percakapan dengan beberapa kepala Desa hingga informasi yang liar akan Kami jadikan dasar untuk melaporkan dan minta APH untuk menangkap oknum tersebut.” Lanjutnya.
“Saya hanya ingin perbaikan program ini, Berganti Aspirator mestinya lebih baik dan tidak ada Pungli namun faktanya makin terbuka kejahatan pemotongan yang menjadi keresahan Ketua P3A. Imbasnya nanti masyarakat dirundung rasa takut dalam pengelolaan menjadi korban pemanggilan APH karena memberikan Dana yang tidak sah kepada pihak tertentu. Saya minta kepada Bapak Ahmad Fauzi untuk buka suara soal ini jika tidak Kami akan gelar Aksi di Kantr DPW PKB September mendatang. Semua perangkat Kami siapkan dan dipastikan Banten akan kena Finalty pusat untuk dihentikan program P3TGAI yang imbasnya masyarakat dirugikan.” Ungkap Arwan.
Salah satu kepala desa yang tidak mau disebut namanya wilayah Kabupaten Lebak merasa keberatan dengan adanya rencana pemotongan liar yang dilakukan pihak tertentu.
“Mau bagaimana lagi, kalau tidak ikuti arahan tahun depan Kami diancam gak dikasih program lagi! Kalau dihitung sih rugi membangun dengan angka yang jauh makanya saya minta jangan ada lah potongan sebesar itu! Kalaupun uang terimakasih alakadarnya saja kan Kami juga berhak dibangun dan membangun apalagi ini untuk kepentingan petani!” Ujarnya.
![]()









