Jakarta,(tabloidpilarpost.com) – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan resmi terkait pertanggungjawaban pelaksanaan APBN 2024, outlook fiskal 2025, serta penyusunan RAPBN 2026. Laporan disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa malam (22/7/2025)
Sri Mulyani menegaskan bahwa laporan APBN 2024 yang sedang dibahas DPR mencakup penggunaan anggaran publik yang transparan dan mendapatkan opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari BPK. Ia menekankan bahwa outlook APBN 2025 perlu dikelola secara efektif di tengah tantangan makroekonomi global seperti ketidakpastian geopolitik dan tekanan inflasi domestik.
Sebagai bagian dari penyusunan RAPBN 2026, Sri Mulyani menyampaikan rencana fokus anggaran pada program prioritas seperti makan bergizi gratis (MBG), sekolah rakyat (SR), serta ekspansi koperasi desa atau koperasi kelurahan Merah Putih untuk memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi lokal. RAPBN akan segera disampaikan ke DPR pada 15 Agustus 2025
Presiden Prabowo menekankan pentingnya deregulasi dan belanja yang tepat sasaran, agar kebijakan fiskal dapat menjawab tantangan sosial ekonomi dengan lebih inklusif. Koordinasi antar lembaga dan transparansi pelaporan menjadi kunci utama keberhasilan pengelolaan APBN ke depan









